AMBON, Siwalima - Manajemen RSUD Cendrawasih Dobo, menyampaikan permohonan maaf terkait keterlambatan penerbitan surat Visum et Repertum yang dikeluhkan masyarakat.
Sekretaris RSUD Cendrawasih Dobo, Johand S Tiven menjelaskan, keterlambatan tersebut bukan disebabkan unsur kesengajaan, melainkan akibat kerusakan fasilitas penunjang pelayanan.
“Pada dasarnya kami tidak sengaja menghambat proses penerbitan visum. Salah satu fasilitas kami, yaitu komputer yang digunakan untuk pengolahan data visum, mengalami kerusakan, karena terkena air,” ungkap Tiven saat dikonfirmasi Siwalima.id melalui telepon selulernya, Kamis (5/3).
Tiven menjelaskan, dirinya baru menerima laporan terkait kerusakan komputer tersebut beberapa hari sebelumnya dan menindaklanjuti laporan kerusakan itu, pihak rumah sakit langsung meminta petugas untuk membongkar perangkat dan mengamankan hard disk guna dipindahkan ke laptop.
Namun, upaya tersebut kembali terkendala karena membutuhkan alat tambahan yang tidak tersedia di wilayah Dobo.
“Alat yang dibutuhkan untuk menyambungkan hard disk ke laptop tidak ada di Dobo. Kami sudah memesan alat tersebut dan informasinya saat ini sedang dalam perjalanan menggunakan kapal ferry,” beber Tiven.
Ia memastikan, pihak rumah sakit berkomitmen menyelesaikan proses penerbitan hasil visum secepat mungkin.
“Saya pastikan dalam minggu ini hasil visum sudah bisa diterbitkan,” janji Tiven.
Atas keterlambatan tersebut, Tiven menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang terdampak.
“Atas nama staf dan manajemen RSUD Cendrawasih Dobo, kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan proses penerbitan hasil visum ini,” tutup Tiven.(S-25)