TURNAMEN Gawang Mini Piala Walikota Ambon yang digelar atas kerja sama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Ambon, Pemerintah Desa Galala, BUMDes Ruwehi, serta panitia pelaksana, resmi ditutup oleh Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, di Desa Galala, Jumat (13/2).
Turnamen Gawang Mini Piala Walikota Ambon tahun ini diikuti oleh 182 tim atau klub dari berbagai desa dan komunitas.
Penutupan turnamen yang telah berlangsung lebih dari dua bulan sejak dibuka pada 5 Desember 2025 itu turut dihadiri Ketua KORMI Kota Ambon Lisa Wattimena, Ketua Dharma Wanita Kota Ambon, Sekretaris Kota Ambon, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon , OPD Pemkot Ambon
Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen tersebut. Ia menilai konsistensi penyelenggaraan kegiatan olahraga masyarakat menjadi indikator penting bahwa Ambon terus berkembang sebagai kota yang memberi ruang bagi generasi muda untuk berprestasi.
“Apa yang saudara-saudara tunjukkan sejak pembukaan hingga hari ini adalah gambaran bahwa kota ini akan terus maju dalam bidang olahraga,” ujar Wattimena.
Menurutnya, semangat sportivitas yang ditunjukkan para peserta sejak awal hingga akhir kompetisi menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda.
Ia mengingatkan, dalam setiap pertandingan, dinamika seperti ge-sekan antar pemain maupun sorakan penonton adalah hal yang wajar, namun tetap harus dibingkai dalam nilai sportivitas dan persaudaraan.
Walikota juga mengumumkan, Pemerintah Kota Ambon tahun ini akan menggelar Turnamen Piala Walikota untuk cabang futsal dan sepak bola gawang besar.
Selain itu, akan dilaksanakan Pekan Olahraga Kota yang mempertandingkan seluruh cabang olahraga prestasi di Ambon. “Kita lakukan ini semata-mata untuk memberikan ruang kepada potensi generasi muda di Kota Ambon agar mereka bisa meningkatkan prestasi di bidang olahraga,” tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi pembinaan olahraga yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Turnamen Gawang Mini Piala Walikota Ambon tahun ini diikuti oleh 182 tim atau klub dari berbagai desa dan komunitas. Sepanjang kompetisi, pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap kondusif, dengan semangat juang tinggi dari seluruh peserta.
Pemerintah Kota Ambon juga memberikan apresiasi khusus kepada para wasit, pelatih, dan panitia yang telah bekerja keras menjaga kelancaran serta ketertiban selama turnamen berlangsung. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga di Kota Ambon, sekaligus mempererat persaudaraan antar pemuda lintas desa dan komunitas.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Mari kita terus jadikan olahraga sebagai sarana membangun karakter, persatuan, dan prestasi untuk Ambon yang lebih maju,” tutup Walikota.
Adapun para pemenang dalam turnamen ini adalah Juara 1 Panser FC memperoleh piala, bonus, dan medali, Juara 2 Grandasel (piala, bonus, dan medali), Juara 3 Member 03 (piala, bonus, dan medali), Juara 4 Saiden FC (piala, medali, dan bonus). Sementara penghargaan individu diberikan kepada Top Skor Yata (Panser FC), dan Pemain terbaik Egi Suat (Member FC). (Mg-1)