SIWALIMA.id > Berita
4 Jabatan Penting di Polda Maluku Bergeser
Online | Kamis, 26 Juni 2025 pukul 00:39 WIT

AMBON, Siwalimanews - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 702 personel di seluruh Indonesia, yang mencakup perwira tinggi, perwira menengah hingga pegawai negeri sipil Polri.

Mutasi yang ditetapkan pada 23 Juni 2025 ini, merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.

Mutasi ini juga, menyentuh 4 jabatan penting di Polda Maluku berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1422/VI/KEP./2025 dan ST/1423/VI/KEP./2025 tertanggal 24 Juni 2025.

Empat jabatan penting di Polda Maluku yang bergeser tersebut masing-masing, Kabid Humas yang sebelumnya dijabat Kombes Aries Aminullah, digantikan oleh AKBP Rositah Umasugi, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Binmas Polda Maluku. Sementara Kombes Areis dipromosikan dalam jabatan barunya sebagai Penata Kehumasan Polri Madya TK III Divhumas Polri.

Selanjutnya, Kapolres Maluku Tenggara AKBP Frans Duma dimutasi menjadi Pamen Polda Maluku. Posisinya digantikan oleh AKBP Rian Suhendi, yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Maluku.

Kemudian Kapolres Tanimbar akan ditempati oleh AKBP Ayani, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Maluku, sedangkan pejabat lama AKBP Umar Wijaya diangkat menjadi Kasubbaganevdalpro Bagian Anev Rojianstra SSDM Polri.

Terakhir Kombes Cahyo Sukarnito yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pamobvit akan menempati jabatan barunya sebagai Kabid Humas Polda Papua, sementara jabatan yang ditinggalkannya akan ditempati oleh Kombes Donni Eka Syaputra yang sebelumnya sebagai Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Sahli Kapolri.

Kaur Penum Subdit Penmas Bidhumas Polda Maluku AKP Imelda Haurissa yang dikonfirmasi Siwalimanews, Rabu (25/6), membenarkan adanya mutasi tersebut dan prosesi serah terima jabatannya akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Sertijab akan dilaksanakan oleh pak Kapolda Maluku selambat-lambatnya dua minggu sejak surat telegram dikeluarkan,” ujar AKP Imelda.

Menurutnya, mutasi ini merupakan bagian dari kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjaga kesinambungan kinerja, meningkatkan kapasitas personel, dan memperkuat institusi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di tengah masyarakat. (S-25)

BERITA TERKAIT