Memasuki usia ke 64 Tahun, Bank Maluku-Malut terus berkomtmen untuk menjadi lokomotif perekonomian di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Komitmen ini diungkapkan Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar dalam sambutannya pada perayaan HUT ke 64 Bank Maluku-Malut yang berlangsung di kantor pusat Jalan Raya Pattimura No 9 Kota Ambon, Sabtu (25/10) kemarin.
Syahrisal mengungkapkan momentum HUT ke 64 tahun 2025 ini bukan sekedar bertambah usia saja melainkan momentum bagi jajaran manajemen dan staf Bank Maluku-Malut berefleksi atas seluruh kinerja keuangan yang telah dicapai selama ini dimana kinerja Bank Maluku-Malut terus menunjukan perbaikan yang luar biasa jika dibandingan dengan tahun-tahun lalu.
Dijelaskan kinerja keuangan Bank Maluku Malut (BMM) menunjukkan capaian luar biasa pada triwulan III tahun 2025. Untuk pertama kalinya sejak 2022, total aset bank daerah tersebut berhasil menembus angka Rp10 triliun dimana berdasarkan laporan keuangan per September 2025, posisi aset BMM tercatat mencapai Rp10,031 triliun, meningkat 14,57 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan posisi September 2024 yang sebesar Rp8,755 triliun.
Kinerja positif juga tampak pada sektor penyaluran kredit, di mana hingga akhir September 2025 total kredit yang disalurkan mencapai Rp5,748 triliun, tumbuh 6,75 persen YoY dari Rp5,384 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 12,09 persen YoY, menjadi Rp7,341 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp6,549 triliun pada September 2024.
“kita bersyukur di usai ke 64 tahun ini pertumbuhan di seluruh lini usaha tersebut turut mendongkrak laba bersih Bank Maluku Malut hingga mencapai Rp151 miliar, naik 22,68 persen YoY dibandingkan Rp123 miliar pada periode yang sama tahun 2024 artinya capaian ini melampaui rata-rata pertumbuhan laba perbankan nasional yang hanya berada di kisaran 6 persen,” ucap Syahrisal.
Menurutnya salah satu sukacita yang diterima di usia ke 64 ini yakni Bank Maluku-Malut diakui sebagai bank sehat berdasarkan penilaian Otoritas Jasa Keuangan tengah tantangan ekonomi nasional yang saat ini terpuruk.
Syahrisal mengaku semua capaian luar biasa yang diterima Bank Maluku-Malut bukan karena kerja keras manajemen dan staf saja melainkan dukungan semua pihak seperti pemegang saham hingga masyarakat sebagai pemilik modal yang telah mempercayakan uangnya dikelola oleh Bank Maluku-Malut secara hati-hati.
“Kami bersyukur memiliki PSP seperti pak Gubernur yang memiliki perhatian luar biasa kepada Bank Maluku-Maluku bahkan sebelum dilantik sebagai gubernut telah berupaya agar proses KUB dengan Bank DKI untuk pemenuhan modal inti 3 triliun dapat tercapai dan akhirnya dapat tercapai dengan investasi Bank DKI sebesar 7 persen di Bank Maluku-Maluku. Saya perlu tegaskan bahwa saham mayoritas atas Bank Maluku-Malut masih tetap berada di Pemda Maluku, Maluku Utara dan kabupaten dan Kota se Maluku dan Malut,” tegas Syahrisal.
Dari sisi kontribusi, Syahrisal menegaskan bank yang dipimpinya berkomiten untuk memberikan kontribusi kepada pemda bahkan di tahun 2024 lalu Provinsi Maluku telah menerima dividen sebeasar 42 miliar dan jika dihitung sejak lima tahun terakhir Bank Maluku-Malut telah menyetor dividen ke Pemprov Maluku sebesar Rp182.072.047, kendati begitu Bank Maluku-Malut akan terus berupaya memberikan kontribusi bagi PAD.
Syahrisal menambahkan bertambahnya usia Bank Maluku Malut tentu diperhadapkan dengan kompleksivitas usaha Bank Maluku Malut yang semakin luas dengan struktur organisasi bank yang semakin berkembang sebagai pemenuhan regulasi perbankan terkini sehingga membutuhkan dukungan semua pihak termasuk para nasabah dan masyarakat Maluku dan Maluku Utara.
“Dalam menghadapi perkembangan dunia perbankan ke depan jika dibandingkan dengan kondisi operasional kantor saat ini, selaku manajemen kami sementara melaksanakan untuk melakukan pembangunan gedung kantor itu berdasarkan arahan pak Gubernur. Kita berharap dengan dukungan pak gubernur, Bank Maluku-Malut terus berkembang,” tandas Syahrisal.(S-20)