AMBON, Siwalima.id - Satuan Tugas Pangan, secara intensif melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok di Maluku menjelang Natal dan Tahun Baru.
Pengawasan dilakukan Satgas Pangan sebagai bentuk respon terhadap peringatan gubernur terkait potensi terjadinya penimbunan bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maluku, Faradila Atamimi mengaku, sebagai bagian dari jelang Natal dan Tahun Baru biasa terjadi praktek-praktek melanggar aturan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Arahan gubernur tentu menjadi perhatian serius Satgas Pangan Maluku yang didalamnya terdapat Disperindag, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Balai POM dan juga Polda Maluku.
“Menindaklanjuti arahan pak gubernur soal ancaman penimbunan bahan pokok, saat ini sementara dilakukan pengawasan secara ketat oleh Satgas Pangan mulai 8 Desember kemarin hingga 10 Desember besok,” jelas Atamimi kepada Siwalima.id di ruang kerjanya, Selasa (9/12).
Tak hanya itu kata Atamimi, pengawasan ketersediaan bahan pokok juga akan dilakukan Satgas Pangan pada 22-23 Desember atau menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
Pengawasan dilakukan bukan saja di pasar-pasar tradisional, namun juga berlaku di pasar modern, retail modern dan juga gudang-gudang penyimpanan bahan pokok milik distributor bahan pokok.
“Pengawasan yang kita lakukan ini lumayan ketat dan secara serempak di seluruh Maluku tanpa terkecuali, karena memang polisi yang langsung turun dibantu pemda kabupaten/kota,” beber Atamimi.
Atamimi menegaskan, arahan gubernur jelas, bahwa selama Natal dan Tahun Baru maupun perayaan hari besar keagamaan lainnya di Maluku, tidak boleh ada praktik-praktik yang merugikan masyarakat, sehingga Satgas Pangan akan berupaya keras agar tidak terjadi penimbunan yang berdampak pada kenaikan harga barang di pasar.(S-20)