AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen, melakukan pembahasan terkait peluang kerja sama di sejumlah sektor.
Pertemuan kedua pejabat penting selama satu jam lebih secara tertutup itu, berlangsung di ruang rapat Lantai II Kantor Gubernur, Selasa (7/4).
Usai pertemuan, gubernur mengaku, merasa terhormat karena menerima kunjungan dari Duta Besar Belanda untuk Indonesia bersama tim untuk membahas berbagai hal terkait dengan kepentingan kedua negara.
Hubungan antara Belanda dan Maluku ini secara historis sangat panjang, dimana terdapat puluhan ribu orang-orang Maluku yang tinggal menetap di Belanda dan telah memberikan dampak yang signifikan terkait dengan seni budaya, olahraga dan sebagainya.
Beberapa sektor yang akan menjadi peluang kerja sama antara Maluku dan Pemerintah Belanda diantaranya penguatan sumber daya manusia, perdagangan hingga infrastruktur khususnya menyangkut rencana pembangunan Maluku Integrated Port.
“Pemerintah Belanda akan melihat peluang untuk bekerjasama dengan beberapa universitas di Maluku terutama Unpatti dan IAIN AM Sangadji. Yang paling penting adalah dukungan pemerintah Belanda untuk meningkatkan peningkatan kualitas SDM di Maluku lewat pendidikan dan pelatihan,” ucap gubernur kepada Siwalima.id, usai pertemuan itu.
Apalagi, Pemerintah Belanda juga termasuk dalam salah satu negara tujuan program LPDP dan juga memberi beasiswa kepada putra-putri Maluku yang ingin mengambil program master degree terutama di luar negeri.
Selain dibidang pendidikan, gubernur bersama Dubes Belanda juga membahas peluang ekspor komoditas-komoditas dari Maluku yang memiliki potensi ke pasar-pasar di Belanda.
Gubernur memastikan, pertemuan tersebut juga membahas rencana pembangunan infrastruktur Maluku Integrated Port yang saat ini telah bekerjasama dengan Bank Dunia.
“Saya menyampaikan kepada pak Duta Besar, di Maluku ini kami sedang merencanakan membangun Maluku Integrated Port dan Pemerintah Belanda termasuk juga pihak investor dari Belanda, sangat tertarik dengan rencana pembangunan proyek ini sepanjang memang itu nanti sudah masuk di Blue Book atau di Green Book di Bappenas,” jelas gubenrur.
Bahkan, gubernur juga meyakinkan Duta Besar Belanda, bahwa proyek MIP mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan dari berbagai lembaga yang ada seperti Bank Dunia yang sangat serius untuk terlibat atau berpartisipasi dalam pembangunan proyek MIP.
Ditempat yang sama Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menambahkan, Belanda dan Maluku memiliki hubungan yang sangat panjang selama beratus-ratus tahun dan ada komunitas yang sangat kuat di Maluku di Netherlands.
Menurutnya, ada banyak potensi untuk melakukan kerja sama yang lebih banyak seperti di bidang pendidikan, olahraga, budaya dan ekspor komoditas yang kualitas tinggi seperti rempah-rempah dan juga mineral.
“Nanti saya kembali ke Kantor kedutaan saya di Jakarta, kita akan berbicara dengan pemerintah kita untuk melihat di mana peluang kerjasama yang harus kita kembangkan,” ucap Marc.(S-20)