SIWALIMA.id > Berita
Bentrok di Tual, 1 Luka, Pangkalan Ojek Dibakar
Daerah , Headline | Jumat, 19 Desember 2025 pukul 18:16 WIT

AMBON, Siwalima.id - Bentrok antar dua ke­lompok pemuda di De­sa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, mengakibatkan 1 pe­muda mengalami luka dan pangkalan ojek dibakar.

Bentrokan antar pe­muda Desa Fiditan kampung Lama dan Fiditan Kmapung Ba­ru itu, terjadi pada, Rabu (17/12) dini hari itu berawal dari peris­tiwa teriakan minta tolong disertai suara pecahan kaca dari sebuah rumah warga di Kompleks Fiditan Kam­pung Lama.

Tak lama kemudian terjadilah konsenterasi massa sehingga menimbulkan keresahan dari warga sekitar, bahkan insiden itu sempat munculapi di lokasi kejadian, namun berhasil dipadam oleh warga dan aparat keamanan.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi menje­laskan, untuk meredam bentrokan itu, aparat kepolisian bersama per­sonel Brimobda Maluku, bergerak cepat mengamankan situasi. Berkat respons sigap aparat dan dukungan masyarakat, kondisi berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain.

“Kejadian bentrokan ini, bermula sekitar pukul 02.20 WIT. Saat itu, warga mendengar teriakan minta tolong disertai suara pecahan kaca dari sebuah rumah warga di Kompleks Fiditan Kampung Lama dan berdasarkan keterangan saksi, sempat muncul api di lokasi kejadian, namun berhasil dipa­damkan secara bersama-sama oleh warga dan aparat,” tulis Kombes Rositah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima. Kamis (18/12).

Kombes Rositah menjelaskan, sekitar pukul 02.27 WIT, ketega­ngan kembali terjadi di area per­batasan kedua wilayah permuki­man. Namun, personel Polsek Dullah Utara bersama personel Bri­mob yang berada di lokasi, segera melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan si­tuasi dan memisahkan kelompok massa.

“Upaya pengamanan terus dilakukan, setelah muncul kerumu­nan warga di sekitar Puskesmas Fiditan,” jelas Komebs Rositah. 

Dalam peristiwa tersebut lanjut Kombes Rositah, satu warga dilaporkan mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Selain itu, satu pangkalan ojek di depan puskesmas dilapor­kan terbakar.

“Pada pukul 03.35 WIT, personel Polres Tual serta personel gabu­ngan diterjunkan untuk melakukan pengamanan lanjutan. Warga juga dihimbau agar kembali ke rumah masing-masing demi menjaga situasi tetap kondusif,” jelas Kombes Rositah.

Ketegangan kembali terjadi lanjut Kombes Rositah, pada Rabu, (17/12) pagi sekitar pukul 10.00 WIT, lantaran terjadi kon­sentrasi warga di salah satu wilayah permukiman, sebagai dampak dari peristiwa dini hari. Bahkan sempat terjadi aksi pemalangan jalan yang dilakukan warga. 

Namun, aparat keamanan ber­sama pemerintah setempat dan tokoh masyarakat, kemudian mela­kukan langkah-langkah dialogis, sehingga warga dapat menahan diri dan situasi kembali terkendali.

“Hingga saat ini, kondisi Desa Fiditan dilaporkan aman dan ter­kendali. Aparat keamanan masih bersiaga untuk mengan­tisipasi kemungkinan bentrok susulan, serta memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tulis Kombes Rositah.

Polda Maluku mengimbau selu­ruh elemen masyarakat untuk me­nahan diri, menjaga per­sauda­raan, tidak mudah terpro­vokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengede­pan­kan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

“Upaya membangun perda­maian berkelanjutan membutuh­kan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga generasi muda, untuk bersama-sama merawat harmoni sosial,” tandas Kombes Rositah.

Sebagai langkah lanjutan, Kamis (18/12) siang direncanakan akan dilaksanakan pertemuan tokoh masyarakat dari kedua kampung di Pendopo Walikota Tual.

Pertemuan tersebut akan meli­batkan Forkopimda Kota Tual, guna mencari solusi penyelesaian atas permasalahan yang terjadi. (S-25)

BERITA TERKAIT