SIWALIMA.id > Berita
Bodewin: Antusiasme Piala Dunia Harus Diiringi Sikap Tertib
Daerah | Rabu, 3 Juni 2026 pukul 13:54 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ambon dikenal sebagai kota dengan euforia piala dunia yang cukup ekstrim membuat aparat keamanan harus bekerja ekstra mengamankan para pendukung yang saling sikut  ketika bertemu.

Aparat keamanan harus membuat sekat-sekat di sejumlah wilayah, agar pawai ekstrim tidak sampai meng­ganggu aktivitas masyarakat yang lain.

“Euforia sebagai dukungan kepa­da tim peserta Piala Dunia tidak boleh sampai membuat Ambon ka­cau,” tegas Walikota Ambon, Bode­win Wattimena kepada warta­wan saat menerima bantuan TPS di Ga­lala, Selasa (2/6).

Pada kesempatan itu dirinya juga mengingatkan seluruh komunitas pendukung tim peserta Piala Dunia agar menjaga ketertiban dan tidak membiarkan euforia sepak­bola ber­ubah menjadi gangguan keamanan.

Menurut Bodewin, Piala Dunia me­rupakan agenda rutin yang di­gelar setiap empat tahun. Namun, Kota Ambon memiliki karakter tersendiri karena antusiasme mas­yarakat dalam mendukung tim-tim peserta sangat tinggi.

“Kota Ambon ini agak unik karena semangat dukung-mendukung pe­ser­ta sangat luar biasa,” ujar walikota.

Ia mengungkapkan, saat masih menjabat sebagai Penjabat wali­kota, dirinya pernah mengumpul­kan ko­mu­nitas-komunitas supor­ter untuk menyepakati komitmen menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif.

“Silakan mendukung tim favorit, silakan konvoi, silakan pawai, tetapi harus tertib. Yang paling penting adalah menjaga kondu­sifitas Kota Ambon,” pintanya.

Untuk mengarahkan antusias­me masyarakat ke arah yang positif, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga akan menggelar pawai konvoi damai yang meli­batkan komunitas pen­dukung berbagai negara peserta.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran bahwa menang maupun kalah da­lam sepakbola merupakan hal biasa.

“Dukung-mendukung itu biasa, menang kalah juga biasa. Jangan sampai kalah lalu bikin kacau, atau menang kemudian euforia berle­bihan sampai mengejek pendu­kung lain,” katanya.

Walikota juga menekankan kalau, pemerintah tidak ingin me­lihat semangat sepakbola berubah menjadi tindakan provokatif, saling sindir berlebihan, atau aksi yang mengganggu ketertiban umum.

“Yang kita tidak mau itu euforia yang berlebihan. Menang berlebi­han, kalah bikin ribut, saling me­ngejek secara berlebihan sampai menimbulkan masalah,” tandasnya.

Ia juga memastikan pemerin­tah kota akan mengumpulkan seluruh perwakilan komunitas suporter untuk membangun komunikasi dan menyepakati komitmen ber­sama menjaga keamanan selama pesta sepakbola dunia berlang­sung.(S-30)

BERITA TERKAIT