SIWALIMA.id > Berita
Buka Latsar CPNS, Ini Permintaan Walikota
Online | Selasa, 23 Juni 2026 pukul 17:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Ambon menggelar pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Maluku City Mall (MCM), Selasa (23/6) itu dibuka Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dan dihadiri Kepala BPSDM Maluku, Hadi Sulaiman, Pj Sekot Ambon, Robby Sapulette, para pimpinan OPD di Lingkup Pemkot Ambon.

Walikota mengatakan, menjadi ASN bukanlah tugas yang ringan, sebab seorang ASN dituntut memiliki pengetahuan yang memadai, karakter yang baik, serta pemahaman yang komprehensif terhadap tugas pokok dan fungsinya.

“Setiap orang yang akan diangkat menjadi PNS harus melalui tahapan yang panjang. Mulai dari mengikuti seleksi CPNS, diangkat menjadi CPNS, hingga memenuhi berbagai ketentuan sebelum akhirnya diangkat penuh menjadi PNS. Salah satu tahapan penting itu adalah mengikuti pelatihan dasar,” ujar walikota.

Menurutnya, Latsar menjadi momentum penting bagi para CPNS untuk dipersiapkan menjadi ASN yang profesional, berintegritas dan memahami perannya sebagai pelayan masyarakat.

“Pada momentum inilah saudara-saudara akan dilatih, dibimbing dan diajarkan bagaimana menjadi seorang PNS atau ASN yang baik,” ucap walikota.

Walikota mengingatkan, menjadi PNS bukan semata-mata untuk memperoleh pekerjaan atau menjamin masa depan, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.

“Mesti tertanam dalam diri kita, bahwa kita ingin mengabdi dan melayani masyarakat melalui tugas dan tanggung jawab yang akan diberikan setelah resmi menjadi PNS,” tandas walikota.

Ia juga mengajak para CPNS untuk bersyukur karena Pemkot Ambon, tetap mampu menyelenggarakan Latsar di tengah kondisi keuangan daerah yang cukup memprihatinkan.

“Saudara-saudara harus bersyukur karena di tengah kondisi keuangan daerah saat ini, Pemerintah Kota Ambon melalui BKPSDM tetap dapat mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Latsar CPNS. Sesuai ketentuan, CPNS wajib mengikuti Latsar paling lambat satu tahun setelah diangkat,” ujar walikota.

Wattimena menjelaskan, sebanyak 930 CPNS akan mengikuti Latsar tahun 2026. Namun karena keterbatasan kapasitas BPSDM Provinsi Maluku, pelaksanaannya dibagi ke dalam 12 gelombang.

“Kita berharap seluruh CPNS Pemkot Ambon dapat lulus mengikuti Latsar ini sehingga nantinya dapat resmi diangkat menjadi PNS,” tutur walikota.

Pada kesempatan itu, walikota juga menyampaikan tiga harapan utama Pemkot Ambon kepada seluruh peserta Latsar yakni, pertama, terjadinya perubahan perilaku ke arah yang lebih baik sebagai ASN, termasuk peningkatan budaya kerja, kedisiplinan dan loyalitas terhadap institusi.

Kedua, terbentuknya karakter dan mentalitas sebagai pelayan masyarakat (public servant) yang menurutnya, ASN harus memiliki kesabaran, kemampuan mengendalikan emosi, serta kesiapan untuk mengutamakan kepentingan masyarakat.

Ketiga, membangun solidaritas, kebersamaan, dan rasa bangga sebagai bagian dari korps ASN. Dengan adanya rasa tanggung jawab dan kebanggaan terhadap profesi, para ASN diharapkan mampu mendukung setiap kebijakan pemerintah secara profesional.

“Tidak ada pemimpin yang ingin melakukan hal buruk bagi institusi maupun orang-orang yang dipimpinnya,” cetus walikota.

Pemerintah Kota Ambon kata walikota, berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses Latsar dengan baik hingga selesai dan kembali ke instansi masing-masing sebagai ASN yang disiplin, bertanggung jawab, loyal, berkomitmen, serta memiliki budaya kerja yang baik.

“Kita berdoa semoga pelatihan dasar ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar dari gelombang pertama hingga gelombang terakhir pada bulan November nanti,” ucap walikota.

Untuk diketahui, sebanyak 930 CPNS Pemerintah Kota Ambon dijadwalkan mengikuti Pelatihan Dasar tahun 2026 yang akan berlangsung dalam 12 gelombang hingga bulan November mendatang.(S-30)

BERITA TERKAIT