BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, membuka secara resmi Seminar Laporan Pendahuluan Revisi Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RIS-SPAM) Kabupaten Maluku Tengah, yang berlangsung di Masohi, Senin (8/9).
Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan, pemenuhan akses air minum yang layak dan aman merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus indikator kesejahteraan dan kesehatan.
Pemkab Malteng menempatkan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya penyediaan air minum, sebagai prioritas dalam rencana pembangunan daerah.
âMelalui penyusunan dan penyempurnaan RIS-SPAM ini, kita berupaya merencanakan pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) secara menyeluruh, baik jaringan perpipaan maupun non-perpipaan, menyediakan pedoman jelas bagi penyelenggara layanan air minum, serta mewujudkan tata kelola pelayanan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,â tegas Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Malteng Halid Pattisahusiwa
Bupati juga mengakui tantangan penyediaan air minum di Malteng tidaklah ringan. Mulai dari kondisi geografis yang beragam, pertumbuhan penduduk, keterbatasan sumber daya air, hingga ancaman perubahan iklim.
Karena itu, revisi RIS-SPAM dinilai sangat strategis untuk menyelaraskan dokumen perencanaan daerah dengan dinamika pembangunan nasional maupun daerah hingga 20 tahun ke depan.
âPemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi dengan semua pihak, baik lembaga pemerintah, mitra pembangunan, dunia usaha maupun masyarakat, untuk mewujudkan akses universal          air minum yang layak dan berkelanÂjutan di Maluku Tengah,â ujarnya.
Zulkarnain berharap seminar tersebut menjadi forum produktif untuk memberikan masukan, saran, dan gagasan konstruktif demi penyempurnaan dokumen RIS-SPAM, sehingga dapat menjadi acuan pembangunan SPAM yang realistis, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (S-17)