SIWALIMA.id > Berita
Cabe Rawit di Ambon Tembus 100 Ribu
Online | Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 17:03 WIT

AMBON, Siwalima.id - Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Ambon terus bergerak fluktuatif. 

Dari berbagai komoditas yang dipantau Pemerintah Kota Ambon, cabe rawit menjadi penyumbang harga tertinggi di kelompok bumbu dapur dengan kisaran Rp80.000-100.000/kg 

Berdasarkan data informasi harga pasar yang dirilis Pemerintah Kota Ambon per 17 Juni 2026 menunjukkan, sejumlah komoditas strategis masih mengalami pergerakan harga. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan bahan pokok dipasaran.

Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap gejolak harga yang berpotensi memberatkan masyarakat.

“Pemantauan harga dilakukan secara rutin sebagai langkah menjaga stabilitas kebutuhan pokok serta memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang wajar,” tandas walikota, kepada Siwalima.id di Balai Kota, Jumat (19/6).

Menurutnya, pengawasan pasar akan terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga, terutama menjelang meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan konsumsi rumah tangga masyarakat.

Terpisah, Kadis Perindag Ambon, Herman Tetelepta mengaku, pihaknya terus memantau perkembangan harga dan pasokan barang, guna menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok.

Selain cabe rawit yang menembus Rp100.000/kg, harga cabai keriting juga masih berada pada level tinggi, yakni Rp70.000 hingga 80.000/kg. Sementara Bawang merah berada di kisaran harga Rp70.000/kg, sedangkan bawang putih berkisar antara Rp40.000 hingga 50.000/kg.

Pada kelompok sayuran, harga tomat berada di kisaran Rp25.000-30.000/kg,  Sawi dan bayam masing-masing dijual Rp15.000/ikatp, sementara kangkung berkisar antara Rp10.000 hingga 15.000/ikat.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, harga beras tercatat antara Rp13.500 hingga Rp18.000/kg, minyak goreng Rp15.700 hingga 24.000/liter, gula pasir KBA berada pada kisaran Rp19.000 hingga 20.000/kg, kemudian gulaku dijual Rp22.000 hingga 24.000/kg.

Di sektor protein hewani, telur ayam dipasarkan dengan harga Rp28.800 hingga 33.600/rak, daging ayam kampung dijual Rp60.000 hingga Rp75.000/kg, sedangkan ayam ras berkisar Rp44.000 hingga Rp45.000/kg. 

Untuk daging sapi masih menjadi yang tertinggi di kelompok protein hewani, yakni Rp125.000 hingga Rp130.000/kg. Sementara pada sektor perikanan, harga ikan layang dan ikan cakalang berada pada kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000/kg, sementara ikan tatihu dijual antara Rp35.000 hingga Rp40.000/kg.

“Saya berharap stabilitas pasokan dapat terus terjaga sehingga gejolak harga tidak semakin menekan daya beli masyarakat. Pemerintah juga menghimbau para pelaku usaha dan distributor untuk menjaga kelancaran distribusi bahan pokok demi menghindari kelangkaan yang dapat memicu kenaikan harga lebih lanjut,” harap Tetelepta.(S-30)

BERITA TERKAIT