SIWALIMA.id > Berita
Cuaca Buruk Seminggu BBM di MBD Habis
Daerah | Senin, 23 Maret 2026 pukul 14:10 WIT

AMBON, Siwalima.id - Cuaca buruk yang melanda Maluku sejak beberapa pekan lalu hingga kini, menyebabkan pendistribusian BBM ke Kabupaten Maluku Barat Daya terhambat.

BBM yang tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tiakur sudah tidak ada sejak seminggu yang lalu.

Kondisi ini membuat banyak sekali kendaraan milik masyarakat maupun pemerintah tidak bisa digunakan.

“Jadi sudah dari pekan lalu bahkan lebih tidak ada bensin,” kata warga Tiakur yang namanya tidak mau di korankan, Minggu (22/3).

Ia menyebut SPBU yang ada di kota tiakur tepatnya di kampung babar yang baru diresmikan memang tidak ada pertamax maupun pertalite serta solar.

Yang lebih buruk lagi katanya, kondisi ini memicu tingginya harga barang kebutuhan masyarakat yang stoknya sudah menipis.

“Semua barang disana naik mulai dari beras, gula pasir, terigu minyak goreng dan lainnya,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi ini sudah sepekan terakhir terjadi dan belum ada langkah bijak yang diambil pemerintah saat ini. Karena pasokan sembako maupun BBM terhambat karena cuaca.

“Memang ada gelombang tinggi, BBM habis, harga barang tinggi. Itu terjadi sejak Minggu lalu,” terangnya. 

Dirinya juga menjelaskan agen pengecer yang ada di Kota Tiakur seperti di dekat pelabuhan speedboat juga sudah tutup, kemudian yang ada di puncak pun tidak sudah tidak ada lagi persediaan BBM.

“BBM yang didatangkan dari luar Kota Tiakur di jual dengan harga sangat mahal dan itu diikuti dengan naiknya barang kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu ia berharap kondisi ini segera disikapi pemerintah agar masyarakat tidak bertambah panik dan itu akan membuka ruang bagi pedagang mempermainkan harga.

“Kami minta ada kebijakan atau langkah konkret pemerintah. Paling penting suplai BBM harus segera dilakukan untuk menekan tingginya harga barang,” harapnya.

Jamin BBM Aman

Bahan Bakar Minyak di Kabu-paten Maluku Barat Daya hingga pertengahan bulan Mei 2025 ini masih terbilang cukup aman.

Sesuai pantauan Siwalima, Kamis (22/5) di Kota Tiakur pusat Ibukota, Maluku Barat Daya Bahan Bakar Minyak masih terlihat dijual di SPBU maupun di pengecer.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (EKSDA) MBD, Imanuel Maupula, juga mengakui stok bahan bakar minyak masih banyak.

Pasalnya walaupun cuaca alam sedikit ekstrim dan mempengaruhi aktivitas Landen, akan tetapi kata Imanuel, stok BBM ini masih sangat aman.

Bahkan menurut Imanuel Maupula bahwa akibat kondisi alam ini tidak menentu yang mana cuaca ekstrim biasanya terjadi sehingga pihaknya sudah menyurati SPBU untuk selalu menjaga stok BBM demi mengantisipasi kelangkaan.

“Akhir bulan April 2025 kemarin, saya (beta-Red) sudah menyurati SPBU untuk terus menjaga ketersediaan stok BBM,” ujar Imanuel, kepada Siwalima, di ruang kerjanya, Kamis (22/5).

Hasil pengawasan dan pemantauan di lapangan juga, menurut Imanuel bahwa masih aman. Dan sesuai hasil koordinasi stok yang ada untuk pertamax 84 ton dan Dexlite 12 ton. Direncanakan Minggu depan sudah ada pemuatan kembali,” ungkapnya.(S-27)

BERITA TERKAIT