SIWALIMA.id > Berita
Cuaca Ekstrem, BBM Mulai Langka di MBD
Daerah | Selasa, 8 Juli 2025 pukul 22:43 WIT

TIAKUR, Siwalimanews – Cuaca ekstrem yang melanda Ma­luku dalam sebulan terakhir membuat kapal pengangkut BBM terlambat tiba dan membuat masyarakat panik.

Kejadian ini sudah terjadi dalam dua pekan terakhir yang mana ter­jadi antrian panjang di SPBU yang ada maupun agen pengecer minyak di Kota Tiakur.

Pantauan Siwalima, Senin (7/7) pagi terlihat antrian panjang kembali terjadi di salah satu SPBU di kawa­san Kampung Babar,  Kecamatan Moa.

Menanggapi masalah itu  Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam MBD, Imanuel Maupula, yang dikonfirmasi Siwalima, di ruang kerjanya, Senin (7/7) mengakui sampai hari ini stok BBM yang ada masih 16 ton lebih di SPBU.

“BBM jenis Pertalite kalau sudah dibawa 25 ton atau sekitar 30 ton. Itu berarti kita sudah membatasi sehingga tidak menjual di jalan-jalan,” tegasnya.

Pihaknya juga menghindari pen­jualan BBM eceran di jualan atau pom mini.

Penjualan di pinggir jalan bisa terjadi spekulasi dan biasanya terjadi kenaikan harga oleh penjualan liar.

Oleh karena itu, untuk menjaga agar stok tetap tersedia dan harga­nya juga harus standar.

Kita fokuskan semua di SPBU dengan catatan, pengisian juga kita batasi. Untuk motor 3 liter sedang­kan mobil 15 liter,” terangnya.

Dirinya juga memastikan BBM masih aman kalau kapal pengangkut masuk pada Selasa 8 Juli.

“Kalau terlambat tergantung cuaca, berarti masuk pada hari Rabu pagi,” harapnya.

Olehnya itu, dirinya meminta ke­pada masyarakat untuk tidak terlalu khawatir karena pemkab MBS terus berkoordinasi dengan SPBU untuk memastikan ketersediaan stok BBM.

“Esok atau lusa kapal sudah masuk. 16 ton BBM yang ada ini bisa bertahan dua hari sampai kapal masuk. Besok sore kalau tidak ada kendalah BBM yang masuk nanti 100 ton,” janjinya.

Setelah itu lanjut ke Romang dan dari Romang kembali ke Saumlaki untuk pengisian dan kembali lagi ke MBD. “Jangan panik dan jangan khawatir BBM aman,”  ucapnya. (S-28)

BERITA TERKAIT