DOBO, Siwalima.id - Kantor UUP kelas III Dobo keluarkan peringatan dini akibat cuaca ekstrem kepada nelayan, pengguna transportasi laut maupun kapal yang beroperasi di perairan Kabupaten Kepulauan Aru.
Surat ini dikeluarkan untuk menindaklanjuti laporan dari kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon.
“Guna mengantisipasi terjadinya korban jiwa dan harta benda di laut Kantor UUP Kelas III Dobo menunda sementara keberangkatan kapal-kapal untuk jenis Ferry, perintis, landing craft speedboat, kapal cepat dan kapal-kapal rakyat,” tegas Kepala Kantor UUP Kelas III Dobo, Ruswan yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya Kamis (20/11).
Ia menjelaskan pelayaran antar pulau lanjutnya khususnya untuk kapal motor dengan kapasitas 15 GT ke bawah atau motor-motor laut masyarakat, speedboat, longboat dan sejenisnya untuk sementara dilarang beroperasi.
Hal ini menindaklanjuti surat yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon itu ditujukan kepada pimpinan perusahaan pelayaran/non pelayaran, nakhoda kapal, Pemilik kapall Lokal/Kapal Ferry, Speed Boat dan kapal cepat dan Masyarakat pengguna jasa angkutan laut.
Dalam surat juga BMKG memperkirakan cuaca ekstrem berpeluang terjadi pada Rabu (19/11) pukul 09.00 WIT dan sampai Jumat (22/11) pukul 09.00 WIT
“Jadi mereka mengingatkan adanya early warning atau gelombang tinggi yang diakibatkan oleh pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan rata-rata 6-25 knot,” ungkapnya.
Kecepatan angin tertinggi terjadi mencapai »25 knot menurut BMKG berpeluang terjadi di wilayah Perairan Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar, Laut Arafura bagian Tengah dan Laut Arafura bagian Barat.
Perkiraan gelombang dengan ketinggian 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Utara Kepulauan Aru dan gelombang sedang 1.25 2.5 meter di Perairan selatan Kepulauan Aru.(S-11)