AMBON, Siwalima.id – Upaya mempercepat transformasi digital bagi pelaku UMKM di Maluku terus diperkuat melalui penyelenggaraan Salam Fest Moluccas Digifest.
Sebanyak 30 UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku turut ambil bagian dengan memamerkan beragam produk unggulan daerah.
Plt Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Ditha Aditya Nugraha menjelaskan, digifest merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mendorong penguatan ekonomi digital, khususnya di sektor UMKM.
“Digifest ini kami hadirkan untuk mempercepat adopsi digital di kalangan UMKM, baik dari sisi pemasaran maupun transaksi pembayaran non-tunai seperti QRIS,” ungkap Ditha kepada wartawan, usai Opening Ceremony Salam Fest Moluccas Digifest 2026, yang berlangsung di Pattimura Park, Kamis (16/4).
Ia menilai, partisipasi puluhan UMKM binaan tersebut mencerminkan besarnya potensi pelaku usaha lokal di Maluku untuk berkembang dan bersaing. Produk yang ditampilkan pun beragam, mulai dari makanan olahan khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya.
Selain pameran produk, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai agenda edukatif, seperti literasi keuangan digital, sosialisasi sistem pembayaran digital, serta pelatihan peningkatan kapasitas usaha.
Para pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya inovasi dan digitalisasi dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.
Ditha juga menekankan, pentingnya kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan mitra strategis lainnya dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami berharap UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga naik kelas dan memperluas pasar hingga tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Ia berharap, melalui Salam Fest Moluccas Digifest, para pelaku UMKM di Maluku diharapkan semakin terdorong untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimal, sehingga mampu meningkatkan daya saing, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(S-25)