KETUA Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, meminta aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap pelaku penikaman terhadap Hawa Bahta, pedagang petasan yang menjadi korban kekerasan di depan Kampus PGSD Ambon. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (11/12) dini hari.
Penegasan itu disampaikan Alhidayat kepada Siwalima, di Baileo Rakyat Karang Panjang, Senin (15/12).
Ia menegaskan, pengungkapan kasus tersebut penting demi menjaga rasa aman masyarakat di Kota Ambon.
“Penanganan kasus ini tidak boleh berlarut-larut. Kepolisian harus segera memastikan siapa pelakunya dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Alhidayat.
Ia menambahkan, persoalan utama dalam kasus ini adalah jaminan keamanan publik, bukan latar belakang pribadi korban. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk merasa aman saat beraktivitas.
“Terlepas dari status korban, negara wajib hadir memberikan perlindungan. Rasa aman adalah hak dasar masyarakat dan harus dijamin aparat penegak hukum,” katanya.
Alhidayat juga menyinggung situasi keamanan di Maluku yang belakangan kerap diwarnai berbagai gangguan ketertiban. Ia meminta kepolisian tidak ragu mengambil langkah tegas agar potensi konflik dapat dicegah sejak awal.
“Seluruh persoalan hukum yang berdampak pada stabilitas keamanan di Maluku harus ditangani secara serius. Polisi harus memastikan para pelaku kejahatan diamankan demi terciptanya kondisi yang kondusif,” pungkasnya. (S-26)