SIWALIMA.id > Berita
DPRD: Ranperda Smart City Hampir Kelar
Daerah | Selasa, 16 September 2025 pukul 22:42 WIT

AMBON, Siwalimanews – DPRD Kota Ambon memastikan ranperda Smart City Hampir Kelar dibahas bersama pemerintah.

Sebanyak empat kali dilakukan pembahasan terkait dengan materi dan substansi sampai dengan uji publik.

“Sekarang kita lagi proses finalisasi ranperda Pencanangan Ambon sebagai Smart City sebagai payung hukum yakni peraturan daerah,” kata Ketua Pansus II DPRD Kota Ambon , Dessy Hallauw, kepada wartawan, Senin (15/9)

Ia menjelaskan dalam uji publik yang dilakukan pemerintah pun mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

“Hasilnya uji publik mendapat tanggapan positif dari masyarakat,” ujar Hallauw.

Menurutnya, dari segi kesiapan infrastruktur maupun sumber daya manusia, Kota Ambon sangat siap untuk diselenggarakannya Ambon Smart City. Hanya saja, untuk sampai ke tahap tersebut diperlukan kolaborasi lintas OPD.

Jadi perlu kolaborasi lintas OPD. Ini tangung jawab OPD terkait seperti Dinas Pariwisata untuk bagaimana bisa mempromosikan Smart  Branding dan Dinas Sosial untuk berlakukan Smart society,” sarannya.

Oleh karena itu, ia berharap semua pihak bisa membantu Dinas Kominfo dan Peraandian di dalam penyelenggaraan ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Ko­minfo dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy memastikan kesia­pan struktur, infrastruktur, Suprastruk­tur dalam penyelenggaraan smart city.

Dikatakan, dari segi struktur berkaitan dengan bagimana tata kelola pemerintahan yang baik, dinamis, responsif, yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

Sementara Infrastruktur dan sup­rastruktur mencakup semua kebu­tuhan pelayanan termasuk jalan, jembatan yang baik, serta tidak ada daerah yang terisolasi.

Menurutnya, lembaga penelitian dan sumber daya manusia juga me­nilai Ambon ada pada level Sur­-vival. “Artinya kesiapan infrastruk­tur digital di Ambon hari ini sudah ada pada alur dan arah yang benar serta sudah berdampak pada hampir sebagian besar dimensi pelayanan publik di Kota ini,” jelasnya.

Dikatakannya, penilaian yang dila­kukan mencakup literasi digital, management data, big data, bagai­mana proses menuju Ambon Smart City serta tentang management. (S-10)

BERITA TERKAIT