AMBON, Siwalima.id - Empat calon Sekretaris Kota Ambon, mulai mengikuti tahapan asesmen di Kementerian Dalam Negeri, Senin (4/5).
Keempat calon sekot yang mengikuti assesmen tersebut masing-masing, Robby Sapulette, Apries Gaspersz, Richard Luhukay serta Stven Dominggus. Proses asesmen tersebut turut disaksikan Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta secara lagsung di Kemendagri.
“Hari ini, Senin (4/5), asesmen dilaksanakan di Kemendagri. ibu wawali hadir disana. Ada empat calon sekot yang ikuti tahapan asesmen oleh asesor dari Kemendagri,” ungkap Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, kepada Siwalima usai pelepasan Jemaah Calon Haji Kota Ambon, di Gedung Azhari, Senin (4/5).
Walikota menjelaskan, tahapan asesmen berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari proses seleksi untuk menentukan Sekot Ambon definitif.
Hasil asesmen oleh asesor di Kemandagri ini, diharapkan dapat segera diperoleh Pemerintah Kota Ambon dalam waktu dekat ini.
“Kita berharap, mungkin minggu depan sudah ada hasil yang komprehensif, yang merupakan gabungan nilai dari seluruh tahapan yang diikuti para calon,” harap walikota.
Hasil inilah kata walikota, nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan siapa dari keempat calon ini yang menjadi Sekretaris Kota Ambon yang definitif.
Assesmen
Empat calon Sekretaris Kota Ambon dipastikan akan menjalani asesmen di Kementerian Dalam Negeri yang berlangsung diawal bulan Mei mendatang.
Keempat calon sekot tersebut masing-masing, Apries Gaspersz, Robby Sapulette, Richard Luhukay dan Steven Dominggus.
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena yang dikonfirmasi Siwalima usai peresmian sekolah lansia di Dusun Seri, Desa Urimessing, Selasa (28/4) membenarkan informasi tersebut.
“Benar, keempat calon sekot ini dijadwalkan akan mengikuti tahapan asesmen di Kementerian Dalam Negeri,” ucap walikota.
Proses asesmen ini menurut walikota, sebagai bagian dari proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk jabatan Sekretaris Kota Ambon.
“Diawal bulan Mei, mungkin tanggal 1 Mei nanti, keempat calon ini sudah harus berangkat ke Jakarta untuk ikut asesmen di Kemendagri,” tutur walikota.
Walikota mengaku, keputusan memberangkatkan para kandidat ke Jakarta, dilakukan sebagai langkah efisiensi anggaran. Pemerintah Kota Ambon memilih mengirim empat calon dibanding harus mendatangkan tim besar ke Ambon. “Kita hemat biaya. Lebih baik empat calon sekot berangkat daripada tim yang banyak ke sini,” ucap walikota.
Walikota menjelaskan, para peserta akan mengikuti asesmen di Assessment Center Kemendagri. Nantinya, hasil penilaian ini, ditentukan oleh para asesor berdasarkan seluruh indikator yang telah ditetapkan.
“Nanti hasil asesmen itu para asesor yang memutuskan. Semua nilainya diberikan dan akumulasi nilai disampaikan kepada saya selaku pejabat pembina kepegawaian,” jelas walikota.
Setelah menerima hasil asesmen, walikota mengaku, dirinya akan melanjutkan tahapan berikutnya, berupa uji publik terhadap para calon, yang akan dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh masya-rakat, baru kemudian akan dilakukan semacam uji publik.
Proses seleksi Sekot Ambon ini, diharapkan berjalan transparan, objektif dan menghasilkan pejabat definitif yang mampu memperkuat kinerja birokrasi serta pelayanan publik di Kota Ambon.(S-30)