AMBON, Siwalimanews – Gubernur Hendrik Lewerissa meminta seluruh bupati dan walikota di Maluku agar memastikan Koperasi Merah Putih (KMP) beroperasi.
Diakui Gubernur Maluku menjadi salah satu provinsi yang sukses membentuk KMP di1.235 desa/kelurahan tetapi harus juga dipastikan pasca pendirian KMP tersebut beroperasi dan beraktivitas.
âKita tidak boleh puas dengan 1.235 Koperasi sudah terbentuk tapi kita harus memastikan sebagian besar koperasi tersebut dapat melakukan aktivitasnya,â ucap Gubernur kepada wartawan di aula lantai 7, Kamis (11/9).
Apalagi pemerintah pusat telah memberikan ruang yang cukup luas kepada koperasi merah putih untuk mendapatkan akses pembiayaan baik dari bank himbara maupun lembaga keuangan non bank seperti pegawai maupun PNM.
Artinya semua kemudahan telah diberikan dan bolanya saat ini berada di tangan bupati, walikota camat hingga kepala desa dan lurah untuk memastikan koperasi yang telah berdiri segera mengakses fasilitas pembiayaan.
âKita harus mendorong koperasi untuk memanfaatkan fasilitas kemudahan yang telah diberikan pemerintah pusat untuk membantu koperasi merah putih agar memperoleh dana agar bisa beroperasi,â jelas Gubernur.
Gubernur menegaskan keberadaan koperasi merah putih tentu bertujuan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi maka harus dimanfaatkan dengan baik.
Disisi lain, kehadiran koperasi merah putih bukan merupakan kompetitor terhadap badan usaha milik desa menjadi mitra yang saling menopang dalam menciptakan kemandirian ekonomi desa.
âSaya tegas kehadiran koperasi merah putih akan melengkapi badan usaha milik desa, tinggal sekarang pengurus koperasi harus berikan pendampingan untuk akses pembiayaan itu,â tegas Gubernur. (S-20)