AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa meminta seluruh bupati dan walikota se-Maluku mengawasi secara ketat penyaluran bantuan pangan pemerintah secara ketat kepada 123.522 KK penerima manfaat
Pengawasan ketat itu perlu, lanjut gubernur, guna memastikan penerima manfaat program pemerintah tersebut benar-benar mendapatkan bantuan.
“Peranan bupati dan walikota untuk memonitor langsung data penerima didaerah masing-masing sagatlah penting,” tulis gubernur dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Rabu (6/11).
Menurut gubernur, dirinya selaku kepala daerah berkepentingan untuk memastikan data penerima manfaat bantuan pangan harus valid dan akurat, artinya penyaluran harus tepat sasaran.
Untuk itu, bupati dan walikota harus memerintahkan jajarannya, agar turun ke lapangan, untuk memastikan, yang menerima bantuan pangan pemerintah berupa beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng benar-benar adalah keluarga yang membutuhkan bantuan pemerintah.
“Dengan fungsi pengawasan yang ketat dari bupati dan walikota, saya yakin penyaluran bantuan pangan pemerintah ini akan sampai ditangan masyarakat yang berhak menerima manfaat ini,” tandas gubernur.
Gubernur berharap, proses penyaluran dilakukan dalam waktu yang cepat, apalagi dengan cuaca cukup baik saat ini, bantuan pemerintah sudah harus tersalurkan untuk meringankan beban masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Maluku, meluncurkan Penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk bantuan pangan beras dan minyak goreng bagi masyarakat penerima manfaat di seluruh kabupaten/kota di Maluku.
Pelepasan batuan itu, dipimpin Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di Halaman Kantor Kesehatan Pelabuhan Ambon, Kamis (30/10).
Program ini, merupakan tindak lanjut dari rakor tingkat menteri bersama Badan Pangan Nasional pada 22 September terkait paket kebijakan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, peluncuran bantuan ini juga menegaskan komitmen Pemprov Maluku dalam mendukung upaya pemerintah pusat untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di masyarakat.
Bantuan pangan ini, menargetkan sebanyak 123.522 Keluarga Penerima Manfaat yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku, dimana setiap keluarga penerima akan mendapatkan 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, dengan penyaluran mencakup dua bulan sekaligus, yaitu Oktober dan November.
Total bantuan yang diterima setiap KPM mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Adapun rincian jumlah penerima manfaat antara lain, Kota Ambon 10.050 KK, Buru 11.524 KK, Buru Selatan 5.398 KK, Malteng 29.375 KK, SBB 16.352 KK, SBT 0.124 KK, Kota Tual 4.843 KK, Malra 10.358 KK, MBD 7.175 KK, Kabupaten Tanimbar 10.521 KK dan Kabupaten Aru 7.653 KK. (S-20)