AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengatakan, pentingnya inovasi dari generasi muda guna mewujudkan Indonesia dan Maluku yang maju.
Menurut orang nomor satu di Maluku ini, pemuda harus adaptif, kreatif dan berintegritas gunakan kecerdasan, semangat dan memiliki kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang baik pendidikan, ekonomi lingkungan maupun sosial dengan terus menjaga persatuan.
Hal ini diungkapkan Gubernur dalam sambutannya pada peringatan hari sumpah pemuda ke-97 dengan mengusung tema “pemuda pemudi bergerak, Indonesia bersatu”.
Gubernur bilang, hari sumpah pemuda merupakan momen bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional para pemuda dari berbagai daerah, suku dan bahasa untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan bersatu.
Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 kata gubernur bukan sekadar kata-kata, melainkan semangat yang mengikat seluruh anak bangsa dalam satu tekad termasuk dalam menghadapi berbagai tantangan baru di era globalisasi dan kemajuan teknologi.
“Tema hari sumpah pemuda tahun ini mengingatkan kita semua bahwa kemajuan bangsa tidak akan terjadi tanpa partisipasi aktif dari generesi muda artinya pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya serta berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” ujar Gubernur.
Menurutnya ditengah perubahan zaman yang serba cepat dengan perkembangan dunia digital, maka seluruh pemuda dan pemudi Indonesia harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton.
Perbedaan suku, agama, dan budaya lanjut Gubernur bukanlah penghalang tetapi kekayaan yang memperindah bangsa Indonesia sebab dengan persatuan apapun tantangannya akan mampu dihadapi.
“Momentum hari sumpah pemuda ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, sudah sejauh mana kita berkontribusi untuk bangsa. apakah kita telah menjadi bagian dari solusi atau justru menjadi penonton di tengah perubahan karena itu sudah saatnya kita buktikan bahwa generasi muda indonesia adalah generasi yang siap beraksi, bukan hanya bereaksi,” ujar gubernur.
Para pemuda dan pemudi harus mampu menggunakan kecanggihan teknologi media sosial untuk hal positif untuk menyebarkan inspirasi, bukan kebencian serta menggunakan ilmu dan kreativitas untuk membangun, bukan meruntuhkan.
“Pada momen hari sumpah pemuda ini saya ingin mengajak seluruh pemuda dan pemudi di Maluku untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan di dalam diri masing-masing untuk melanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata. bangunlah Indonesia dari hal kecil seperti dari lingkungan tempat kita tinggal, dari bidang keahlian yang kita kuasai, hingga karya-karya besar yang membanggakan negeri,” tegasnya.
Gubernur juga memintanya para pemuda-pemudi agar jangan pernah berhenti mencintai Indonesia dengan menjaga perasatuan, memperjuangkan kemajuan dengan terus berinovasi. (S-20)