AMBON, Siwalima.id - Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku menyiapkan 25 jurnalis sebagai duta literasi keuangan untuk tampil langsung di hadapan publik.
Puluhan jurnalis ini disiapkan dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi keuangan yang akan dilakukan dalam tahun ini. Program ini menjadi bagian dari inisiatif OJK Peduli, guna memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan di daerah, terutama di daerah 3T.
Kabag Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis (Kabag PEPKLMS OJK Maluku, Novian Suhardi, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ToT secara aktif.
Pasalany, kegiatan ini memiliki nilai strategis, karena bertujuan mencetak penggerak literasi keuangan yang siap terjun langsung ke masyarakat.
“Peserta ToT nantinya akan menjadi bagian dari OJK Peduli sebagai penggerak literasi keuangan. Saat kegiatan edukasi dan sosialisasi berlangsung, tidak hanya OJK yang berbicara, tetapi para peserta juga kami siapkan untuk menyampaikan materi langsung kepada masyarakat,” jelas Novian saat menutup kegiatan ToT Literasi Keuangan di Kantor OJK Maluku, Kamis (15/1) sore.
Menurutnya, peserta dibekali pemahaman mengenai berbagai produk dan layanan jasa keuangan, seperti perbankan, asuransi, pembiayaan, serta berbagai risiko keuangan yang perlu diwaspadai.
Bekal tersebut, diharapkan dapat membantu masyarakat memahami dan memanfaatkan produk keuangan secara bijak. Pelibatan duta literasi keuangan akan dilakukan secara bertahap dan bergiliran, sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan lokasi, baik di Kota Ambon maupun wilayah lain di Maluku.
“Program ini, sejalan dengan kebijakan OJK pusat yang sebelumnya telah melibatkan wartawan dan pemangku kepentingan di sejumlah kota,” tandas Novian.
OJK Maluku berharap, melalui program ini, literasi dan inklusi keuangan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk di wilayah terpencil.(S-25)