KEPALA Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon, Richard Luhukay, menegaskan komitmen pihaknya untuk tetap mewujudkan beragam aktivitas dan program unggulan sepanjang tahun 2026, meski dihadapkan pada kebijakan fiskal nasional yang membatasi alokasi anggaran daerah.
Menurut Richard, seluruh perangkat daerah, termasuk Dispora, wajib beradaptasi dengan kebijakan tersebut sembari tetap menjaga kinerja dan memenuhi kewajiban pelaporan yang menjadi arahan dari pemerintah pusat hingga ke tingkat kota.
“Kami terus berupaya menciptakan ruang aktivitas yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memenuhi target kinerja dinas. Meski ada keterbatasan dana, kami tetap diberi kepercayaan menjalankan program yang sebagian besar diarahkan untuk persiapan menjelang perayaan Hari Jadi Kota Ambon,” ujarnya, kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Minggu (10/5).
Ia menjelaskan, dukungan anggaran terhadap setiap kegiatan tidak dapat diberikan secara penuh, melainkan disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sejumlah agenda dekat yang sudah disiapkan antara lain lomba renang antar pelajar tingkat SMP yang digelar Akuatik Kota Ambon, persiapan lari 10 kilometer, serta beragam event lain yang ma-suk dalam kalender kegiatan daerah.
Selain kegiatan rutin, Dispora juga akan melanjutkan pola kerja sama dengan pihak swasta yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Melalui kemitraan ini, berbagai pelatihan peningkatan keterampilan dan keahlian bagi pemuda telah terlaksana, guna membentuk sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing, tidak hanya di Ambon tetapi juga di luar daerah.
“Tahun ini kami perluas lagi kerja sama dengan mitra lain agar manfaatnya makin luas dirasakan oleh para pemuda,” tambahnya.
Richard juga menyampaikan, seiring terbentuknya kepengurusan organisasi olahraga di tingkat kota, Pemerintah Kota Ambon berencana menjalin kerja sama dengan pihak swasta untuk pemenuhan sarana dan prasarana.
Langkah ini ditujukan untuk menetapkan cabang olahraga unggulan, sekaligus mempersiapkan atlet-atlet profesional guna menghadapi berbagai kompetisi tahun ini.
Tak hanya itu, persiapan penyelenggaraan Forum Komunikasi Olahraga Kota (Forkot) juga sudah dimulai sebagai langkah awal persiapan menghadapi ajang olahraga besar yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.
“Semua rangkaian program ini kami susun agar pembinaan olahraga dan pengembangan potensi pemuda di Ambon berjalan berkelanjutan dan berorientasi prestasi,” pungkas Richard. (S-30)