SIWALIMA.id > Berita
Korps Sukarela PSDKU MBD Resmi Dilantik
Daerah | Senin, 27 April 2026 pukul 12:47 WIT

TIAKUR, Siwalima.id - Korps Sukarela (KSR) di lingkungan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Maluku Barat Daya (MBD) Universitas Pattimura resmi dilantik.

Pelantikan belasan peserta KSR itu berlangsung di Aula Kampus PSDKU, jalan Kampung Babar, Kota Tiakur, Jumat (24/4) dihadiri oleh Ketua PMI MBD, Rommi Rumambi.

Ketua PMI MBD, Rommi Rumambi dalam rilisnya mengaku terharu dan bangga atas terbentuk KSR tersebut.

Ia menyebut pembentukan KSR sebagai langkah awal yang sangat baik dalam perjalanan PMI MBD yang baru berdiri sejak 2022.

”Anggota KSR telah melalui proses pembinaan yang cukup panjang, termasuk mengikuti pelatihan sejak Juli 2025 dan aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan,” ungkapnya.

Dalam pelatihan juga mereka keterlibatan dalam penanganan kebakaran hutan di wilayah Moa bersama polisi hutan, serta partisipasi dalam kegiatan donor darah.

“Semangat para anggota KSR sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kampus atas dukungan penuh hingga proses pelantikan dapat terlaksana.

Ke depan, menurutnya PMI MBD bersama KSR PSDKU Unpatti berencana menggelar kegiatan pemeriksaan darah gratis di lingkungan kampus.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus memperkuat peran KSR dalam pelayanan kemanusiaan.

Dengan terbentuknya KSR PSDKU Unpatti MBD, diharapkan sinergi antara kampus dan PMI semakin kuat dalam menghadirkan aksi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan situasi darurat dan kegiatan sosial kemanusiaan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas dan Alumni Unpatti Nur Aida Kubangun, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan KSR PSDKU MBD.

Ia menilai kehadiran KSR merupakan langkah awal yang positif dan sangat penting, mengingat di kampus utama sendiri belum terdapat unit KSR atau PMI.

Menurutnya, pengalaman kampus dalam menghadapi situasi darurat, seperti kasus penusukan yang pernah terjadi, menunjukkan masih terbatasnya kesiapan dalam penanganan cepat, khususnya terkait ketersediaan data golongan darah.

“Kehadiran KSR menjadi solusi nyata dalam menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan keberadaan KSR tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus mampu memberikan dampak nyata bagi civitas akademika dan masyarakat luas.

Selain itu, pembentukan KSR dinilai sejalan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Unpatti lanjutnya, akan terus memantau perkembangan KSR PSDKU Unpatti MBD ke depan. (S-28)

BERITA TERKAIT