AMBON, Siwalima.id - Ketua Tim Pembina Posyandu Maluku, Maya Baby Lewerissa meminta kepada ribuan kader posyandu untuk melayani masyarakat dengan hati.
Di Maluku sendiri memiliki 2.261 unit posyandu yang ditopang dengan 8.416 kader yang tersebar di 11 kabupaten dan kota.
“Saya ingin berterima kasih kepada para kader yang kini menjadi garda terdepan pembangunan manusia. Mari kita wujudkan 6 SPM bergerak par Maluku pung bae,” ajak Lewerissa saat kegiatan posyandu di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (29/4).
Dalam kesempatan itu ia menjelaskan, posyandu saat ini telah bertransformasi menjadi pusat integrasi layanan sosial dasar yang menyentuh seluruh siklus kehidupan masyarakat melalui pelaksanaan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Transformasi posyandu, lanjutnya sebagai lembaga kemasyarakatan desa demi kesejahteraan masyarakat, merupakan upaya untuk memastikan negara hadir disetiap lini kehidupan.
“Posyandu rumah bersama membangun kemandirian desa dan kesejahteraan keluarga. Dengan semangat hidup orang Basudara kita jadikan posyandu menjadi motor penggerak transformasi Maluku,” tegasnya.
Bukan hanya untuk anak-anak, keberadaan posyandu katanya telah menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas kaum muda dan memastikan kebahagiaan para lansia di Maluku tetap terjaga.
Selain itu, posyandu juga bukan hanya pusat pelayanan kesehatan, tetapi wadah pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin kader-kader terus diberdayakan agar mampu melaksanakan tugas sesuai standar pelayanan minimal dan pada akhirnya menekan angka stunting serta meningkatkan kesejahteraan,” pintanya.
Disisi lain, Tim Pembina Posyandu juga terus berupaya untuk melakukan pembinaan mulai dari Maluku Tenggara hingga Ambon dengan menyentuh posyandu di desa-desa terpencil maupun kawasan perkotaan.
Ia juga memastikan, pihaknya bersama jajaran Tim Pembina Posyandu Maluku, bertekad terus menggerakkan hingga pelosok, agar Maluku bukan hanya ikut, tetapi juga menjadi teladan dalam transformasi. (S-20)