SIWALIMA.id > Berita
Operasi Ketupat Salawaku Musnahkan 2.473 Liter Sopi
Daerah | Jumat, 13 Maret 2026 pukul 14:29 WIT

MASOHI, Siwalima.id - Polres Maluku Tengah memusnahkan sebanyak 2.473 liter minuman keras tradisional jenis sopi yang merupakan hasil sitaan dari sejumlah operasi kepolisian sepanjang tahun 2026.

Pemusnahan ribuan liter sopi tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Ketupat Salawaku 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan selama perayaan hari besar keagamaan, yang digelar di lapangan upacara Mapolres Malteng di Masohi, Kamis (12/3).

Barang bukti sopi yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan dari dua kegiatan operasi kepolisian yang digelar sepanjang tahun ini.

Sebanyak 710 liter sopi disita dalam kegiatan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tahun 2026.

Sementara itu, 1.763 liter lainnya merupakan hasil sitaan dari Operasi Pekat Salawaku 2026 yang dilaksanakan untuk menekan peredaran penyakit masyarakat, termasuk minuman keras illegal, sehingga total keseluruhan barang bukti yang dimusnahkan mencapai 2.473 liter sopi.

Pemusnahan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Maluku Tengah dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Selain melakukan penindakan, Polres Maluku Tengah juga mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi maupun mengedarkan minuman keras ilegal, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung Kapolres Maluku Tengah AKBP Hardi MK dan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, diantaranya Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sahlul Ihksan, Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Adi Eka Jaya Saputra, serta Danyon Brimob Detasemen B Pelopor Amahai Kompol Sayid Basahona. 

Polres Aru

Polres Kepulauan Aru berhasil memusnahkan 600 liter lebih minum keras jenis sopi.

Pemusnahan dilakukan oleh Bupati Aru, Timotius Kaidel, Kapolres Kepulauan Aru, AKBP. Albert Perwira Sihite, Danlanal Aru, Kajari Aru, Amanda dan Ketua DPRD Aru, Fenn Loy.

Pemusnahan berlangsung, Kamis (12/3) di Mapolres Aru usai dilaksanakan apel gelar pasukan Salawaku 2026.

Kepada wartawan, Kapolres mengatakan dalam operasi pekat yang digelar tim satgas narkoba berhasil mengamankan kurang lebih 600 liter minuman keras jenis sopi.

Dikatakan, untuk pelaksanaan operasi pekat hanya dilaksanakan dalam kota Dobo dan sekitarnya.

“Enam ratus lebih liter sopi yang dimusnakan hari ini berhasil diamankan dari kapal sabuk Nusantara dari jalur pelayaran baik itu, Saumlaki maupun MBD (pulau tepa dan sekitarnya) maupun kapal-kapal lainnya.

Selain itu dari hasil operasi pekat tersebut, tim satgas narkoba juga mengamankan miras jenis sopi dari berbagai tempat dalam kota Dobo dan sekitarnya salah satu diantaranya warung-warung yang bisanya dijadikan sebagai tempat dagang atau jualan sopi.

Sementara untuk polsek-polsek yang ada di perbatasan tidak ada melakukan kegiatan ataupun tidak ditemukannya barang bukti tersebut.(S-17/S-11)

BERITA TERKAIT