AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 976 prajurit angkatan darat dilantik oleh Pangdam XV Pattimura, Mayjen Dody Triwinarto di Mako Rindam, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (22/5).
Pelantikan ditandai dengan pengalungan medali kepada perwakilan 976 prajurit di hadapan PJU Kodam XV Pattimura, Irdam, Danrem 151 Binaiya, Danrindam, serta para pejabat teras Kodam lainnya dan para orang tua.
Dalam amanatnya, pangdam menjelaskan setiap prajurit memiliki pilihan dalam menjalani karir militernya, yakni memilih jalan prestasi atau justru melakukan pelanggaran yang berujung pada sanksi hukum.
“Prestasi dan pelanggaran itu adalah pilihan hidup kita. Jika memilih prestasi maka penghargaan yang akan didapat, sebaliknya jika memilih pelanggaran harus siap menerima konsekuensi hukumnya,” tegas Pangdam di hadapan ratusan prajurit muda.
976 mantan prajurit siswa yang dinyatakan lulus resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).
Pangdam juga menekankan pentingnya membangun karakter prajurit “Pattimura PRIMA” yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain itu, para prajurit baru diingatkan agar tidak melupakan perjuangan dan pengorbanan orang tua yang telah mengantarkan mereka hingga resmi menjadi prajurit TNI AD.
“Keberhasilan memakai seragam loreng hari ini bukan hanya hasil kerja keras sendiri, tetapi juga doa dan air mata orang tua. Karena itu jangan sia-siakan kesempatan dan kehormatan ini,” terangnya.
Usai upacara pelantikan, para lulusan Secata 2026 menampilkan berbagai demonstrasi kemampuan militer yang memukau tamu undangan.
Atraksi kolone senapan, menembak cepat dan tepat, bela diri militer Pencak Silat Merpati Putih hingga demonstrasi fisik Sparko ditampilkan dengan disiplin dan kekompakan tinggi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Penutupan pendidikan ini sekaligus menandai kesiapan 976 prajurit muda untuk mengemban tugas pengabdian menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah Maluku dan Maluku Utara.(S-10)