SIWALIMA.id > Berita
Pasar Mardika Semrawut, Pedagang di Trotoar akan Ditertibkan
Daerah | Selasa, 28 April 2026 pukul 13:41 WIT

AMBON, Siwalima.id - Semrawutnya pedagang di Pasar Mardika terjadi sejak lama namun tak kunjung ditertibkan petugas.

Padahal setiap hari puluhan ang­gota Satpol PP dan petugas dari Di­nas Perhubungan lalu lalang di ka­wasan pasar dan terminal. Pedagang tetap berjualan di badan jalan.

Kemacetan parah ketika ken­daraan akan keluar dan masuk terminal tidak dapat terhindarkan. Hal ini sengaja dibiarkan oleh petugas di lapangan.

Kini Pemerintah Kota Ambon lebih fokus untuk menangani pedagang kaki lima yang berjualan diatas trotoar dan badan jalan. penertiban mulai dilakukan sejak Senin (27/4).

Pelaksana Tugas Kasatpol PP Kota Ambon, Maryon Leatemia menjelaskan penertiban terhadap PKL tetap dilakukan sesuai keten­tuan yang berlaku.

“Senin 27 April kami bersama Dinas perhubungan menggelar patroli bersama guna menciptakan kenyamanan, ketertiban, dan keteraturan di ruang publik,” terang­nya kepada Siwalima, di Balai Kota, Senin (27/4).

Menurutnya, penanganan perso­alan PKL dan pemanfaatan fasilitas umum tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membu­tuhkan kerja sama lintas sektor.

“Inikan multi sektoral, jadi kita bekerja sama supaya hal-hal seperti ini bisa kita tangani. Satpol PP tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, nanti kita akan bekerja sama dengan OPD terkait,” jelasnya.

Ia menyebutkan, selain Dishub, pihaknya juga akan melibatkan Dinas Perindag, Dinas PU, serta instansi terkait lainnya dalam penataan kawasan kota.

Terkait PKL di trotoar, ia menjelaskan saat ini pemerintah masih fokus pada penataan awal agar para pedagang tidak menutup akses pejalan kaki.

“Untuk di trotoar sementara kita penataan dulu, yang penting jangan melintang di trotoar. Kita arahkan sejajar trotoar supaya bisa dilakukan identifikasi PKL-PKL ini,” katanya.

Setelah proses pendataan dilakukan, pemerintah berencana menyusun sistem zonasi bagi PKL agar penataan lebih tertib dan terarah.

“Mungkin ke depan kita akan buat zonasi dulu, identifikasi dan buat zonasi, nanti kita kerja sama dengan Perhubungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitela, mengatakan kolaborasi antara Dishub dan Satpol PP sebenarnya telah berjalan selama ini, namun belum banyak diketahui masyarakat.

“Jadi kolaborasi Satpol PP dan Perhubungan bukan baru, selama ini sudah jalan. Hanya saja masyarakat belum melihat itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan sinergi antar instansi akan terus ditingkatkan sesuai tugas pokok masing-masing demi menciptakan tata kota yang lebih tertib dan nyaman. “Bukan cuma Satpol PP dengan Perhubungan, tapi juga dengan Dinas Perindag maupun PU,” tandasnya.(Mg-1)

BERITA TERKAIT