SIWALIMA.id > Berita
Pemkab Gelar Dialog & Refleksi Budaya
Malteng Membangun , Suplemen | Kamis, 2 Oktober 2025 pukul 22:37 WIT

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menggelar Dialog dan Refleksi Budaya yang berlangsung di Kota Masohi, Jumat (26/9).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pemerintahan, Sahlul Ihsan.

Dialog budaya tersebut menghadirkan Anggota DPR RI Dapil Maluku dari Komisi X, Mercy Chriesty Barends, bersama sejumlah tokoh adat, tokoh agama, akademisi, budayawan, seniman, serta perwakilan dari Kementerian Kebudayaan RI.

Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain  menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, momentum refleksi budaya harus dimaknai sebagai ruang memperkuat persatuan, persaudaraan, serta menjadi sarana membangun sinergi dalam mendukung program pembangunan, khususnya di bidang kebudayaan.

“Sebagai masyarakat Maluku, kita patut bersyukur dianugerahi tanah yang kaya akan harmoni budaya dan tradisi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya, membangun pemahaman bersama, dan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kearifan lokal merupakan modal sosial pembangunan,” ungkap Zulkarnain.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, seluruh potensi budaya dan adat istiadat di Kabupaten Maluku Tengah dapat digali lebih dalam, sehingga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran Mercy Barends dengan pengalaman politik yang dimilikinya juga diyakini dapat mendongkrak kekayaan budaya Malteng hingga dikenal secara nasional.

“Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk saling berbagi gagasan dan pandangan tentang budaya lokal serta mengidentifikasi tantangan dan peluang pelestariannya. Dengan semangat gotong royong, kita pastikan warisan budaya ini tetap dinikmati generasi mendatang,” pungkasnya.

Atas nama Pemerintah Daerah, Zulkarnain juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi perhatian serta dukungan terhadap pengembangan budaya di Malteng.(S-17)

BERITA TERKAIT