PEMERINTAH Kabupaten Maluku Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Rekomendasi Evaluatif atas Tata Kelola Kawasan Transmigrasi Sapalewa yang digelar oleh Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Bandung (ITB).
FGD yang berlangsung dilantai III Kantor Bupati Malteng, Senin (10/11), secara resmi dibuka oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang diwakili oleh Asisten Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Zahlul Ikhsan.
Dalam sambutannya, Zulkarnain menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif ITB yang telah menurunkan Tim Ekspedisi Patriot untuk melakukan kajian dan pendampingan di kawasan transmigrasi tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Institut Teknologi Bandung yang telah menunjukkan komitmen akademik dan sosialnya melalui kegiatan ekspedisi ini. Kami meyakini hasil kajian ini akan menjadi masukan penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan kawasan Sapalewa ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kawasan Sapalewa sejak lama menjadi permukiman transmigrasi yang berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian.
Namun demikian, kawasan ini juga menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, ekologi, serta keterpaduan antar-sektor dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Menurutnya, paradigma transmigrasi saat ini tidak lagi sekadar program pemindahan penduduk, tetapi merupakan instrumen pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia akademik.
“Kami berharap hasil FGD ini dapat melahirkan rekomendasi strategis dan operasional yang memperkuat integrasi lintas sektor, sehingga kawasan transmigrasi Sapalewa dapat tumbuh sebagai wilayah yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan,” tandasnya.
Diakhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk menjadikan FGD ini sebagai ruang dialog terbuka dan produktif guna merumuskan langkah-langkah konkrit bagi pengelolaan kawasan transmigrasi Sapalewa yang lebih baik. (S-17)