AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku dipastikan akan menggelar pasar murah jelang bulan Ramadhan, sekaligus upaya menjaga harga barang agar tidak terjadi inflasi.
Plh Sekda Maluku, Kasrul Selang menjelaskan, berbagai pihak telah menghimbau agar Pemprov Maluku gencar melakukan pasar murah jelan ramadhan sekaligus sebagai solusi menjaga harga barang tetap terkontrol.
“Kemarin dari BPS juga sudah minta pemprov untuk melakukan pasar murah termasuk menjaga harga barang agar tidak melonjak jelang ramadhan karena memang kemarin tingkat inflasi cukup tinggi,” ucap Kasrul, kepada Siwalima, di ruang kerja, Sabtu (7/2).
Apalagi Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Wahyu Indra Sukma juga telah menjamin akan membantu mem-berikan subsidi bagi masyarakat.
Subsidi dari Bank Indonesia tersebut kata Kasrul, jika masyarakat menggunakan platform pembayaran digital seperti qris dalam melakukan pembayaran saat pasar murah.
“Kemarin BI juga akan membantu kita memberikan subsidi jika masyarakat yang berbelanja menggunakan qris. Kan lumayan kalau setipa harga barang di subsidi 10 ribu kalau bayar dengan qris,” ucap Kasrul.
Menurutnya, fasilitas yang disediakan BI bukan saja memberikan kemudahan kepada masyarakat saja tetapi secara langsung akan berdampak pada capaian digitalisasi sistem pembayaran di Maluku.
Karenanya pemerintah provinsi melalui OPD terkait akan merespon niat baik dari BI untuk secepatnya menghela pasar murah sebagai upaya menekan inflasi yang berpotensi terjadi selama bulan ramadhan ini.
“Kita sudah minta OPD teknis untuk mempersiapkan program pasar murah ini agar segera dilakukan sehingga diharapkan inflasi pada bulan ramadhan hingga lebaran nanti dapat ditekan,” tegas Kasrul. (S-20)