SIWALIMA.id > Berita
Pengelolaan Anggaran Harus Bermanfaat bagi Rakyat
Daerah | Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 22:41 WIT

MASOHI, Siwalimanews – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengingatkan seluruh pengelola keuangan daerah agar menjamin arah dan akuntabilitas pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Banyak program pembangunan yang telah disusun namun belum maksimal dilakukan karena terbentur pada kebijakan nasional terkait efisiensi anggaran dan pengura­ngan TKD.

“Karena itu, setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus mem­berikan manfaat maksimal bagi masyarakat, ungkap Bupati Malteng saat membuka Musrenbang RPJMD Kabupaten, yang berlangsung di Masohi, Rabu (15/10).

Ia mengaku Musrenbang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi tahapan penting dalam men­jamin arah dan akuntabilitas pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Selain itu dokumen RPJMD harus menjadi dokumen hidup yang men­cerminkan kemampuan fiskal daerah serta kapasitas pelaksanaannya, bukan hanya berisi daftar keinginan semata.

“Musrenbang kali ini bukan se­kadar formalitas prosedural, melain­kan tahapan substantif untuk men­jamin akuntabilitas perencanaan pembangunan daerah.

Dokumen ini harus menjadi dokumen hidup, yang tidak hanya menggambarkan keinginan, tetapi mencerminkan kapasitas fiskal daerah dan kemampuan pelaksana­annya,” tegasnya.

Dalam arah kebijakan pembangu­nan, ia menegaskan visi daerah yaitu “Membangun Maluku Tengah yang Maju, Sejahtera, Rukun, dan Ber­keadilan.”Visi tersebut diterjemah­kan dalam Panca Cita Pembangunan Daerah.

Menurut Bupati, kelima arah ter­sebut saling terhubung dan harus dijalankan secara seimbang, berke­lanjutan, serta berpihak kepada masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.

Ia juga menyoroti sejumlah tan­tangan pembangunan daerah, antara lain pengentasan kemiskinan dan pengangguran, pengendalian infla­si, peningkatan investasi, pena­nganan stunting, penguatan tata kelola birokrasi dan digitalisasi pemerintahan, hingga ketahanan pangan dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Ia menegaskan, semangat keber­samaan dan integritas ASN serta pimpinan perangkat daerah menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk bekerja sungguh-sungguh dan profesional, mengutamakan program prioritas yang populis dan berkeadilan, bukan kegiatan sere­monial yang tidak produktif,” tandasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya optimalisasi sumber PAD secara kreatif dan inovatif tanpa menambah beban masyarakat, serta memperkuat sinergi lintas sek­tor agar perencanaan pemba­ngu­nan lebih terintegrasi dan efisien.

“Kita tidak bisa membangun daerah hanya dengan rencana yang baik, tetapi dibutuhkan tekad dan kerja yang nyata,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, bupati mengajak seluruh peserta musren­bang untuk memberikan masukan, kritik, dan gagasan konstruktif demi penyempurnaan dokumen RPJMD agar benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat. (S-17)

BERITA TERKAIT