AMBON, Siwalima.id - Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo mengaku, saat ini terdapat 50 titik BBM satu harga di seluruh Provinsi Maluku Utara.
Kehadiran BBM Satu Harga ini, adalah bentuk keadilan energi bagi masyarakat melalui penyediaan BBM di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar atau 3T, akses yang mudah, harga yang terjangkau, dan produk yang standar di seluruh wilayah Indonesia.
"Ini merupakan amanah besar yang dipercayakan kepada kami, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Kehadiran BBM satu harga menjadi hal penting senada dengan cita-cita nasional mewujudkan keadilan serta swasembada energi. Kami akan jaga distribusinya, standar produknya, dan standar harganya, agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat dan terus menggerakkan ekonomi wilayah tersebut," tulis Awan dalam rilisnya yang diterima redkasi Siwaima.id, Kamis (30/10).
Bantu Nelayan
Kehadiran BBM Pertamina di Kabupaten Halmahera Selatan sangat memudahkan para nelayan di Desa Pasipalele.
“Kehadiran BBM Pertamina disini, memudahkan torang nelayan di Desa Pasipalele," ungkap Janur, salah satu warga Desa Pasipalele, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Janur menceritakan kehadiran SPBU 86.977.39 sebagai salah satu titik BBM satu harga yang hadir sejak tahun 2022 lalu dan hingga saat ini masih terus melayani masyarakat di sekitar Desa Pasipalele.
Distribusi menuju titik BBM Satu Harga di Desa Pasipalele saat ini dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, tepatnya dimulai dari Fuel Terminal Labuha, Maluku Utara. Dari FT Labuha, BBM dikirim menggunakan Self Propelled Oil Barge (SPOB) menuju SPBU dengan waktu tempuh sekitar 3 sampai 4 jam tergantung dari kondisi cuaca dan laut yang sering berubah-ubah.
Sebelum beroperasi, Para nelayan dan masyarakat Desa Pasipalele mengaku, biasanya akan mencari BBM di Pulau Bacan. Mereka harus menempuh jarak 50 Kilometer melalui laut untuk membeli BBM dengan harga yang bisa mencapai Rp25 - 30 ribu/liternya.
"Dulu torang biasa ambil di Pulau Bacan kesana butuh ongkos dan segala hal, yang sekarang ini jadi sangat mudah, kami berterima kasih kepada Pertamina yang ada di Pasipalele sini," tandas Janur. (S-27)