SIWALIMA.id > Berita
Sambut MIP, PLN Janji Siapkan Pasokan Listrik
Daerah | Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 23:21 WIT

AMBON, Siwalimanews – PT PLN Unit Induk Wila­yah Maluku dan Maluku Utara memastikan, akan menyiapkan cadangan pa­sokan listrik, guna meny­am­but realisasi proyek strategis nasional Maluku Integrated Port, yang akan berpusat di Desa Wai­sarisa, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Kesiapan PLN ini, meru­pakan bagian dari upaya menjawab permintaan Gu­bernur Maluku Hendrik Lewerissa, agar pasokan listrik nantinya ke MIP dapat tersedia.

General Manager PLN Maluku-Malut Noer Soerat­moko mengaku, saat ini PLN sementara menyiapkan pemba­ngu­nan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Peacker II untuk memperkuat ketahanan listrik di Ambon.

Pembangkit dengan ketahanan daya 50 MH ini akan melengkapi PLTMG Ambon Peacker I yang saat ini telah beroperasi dengan keta­hanan daya 40 MH.

“Saat ini kan kita sedang mem­bangun PLTMG Ambon Peacker II dan ditargetkan tahun 2026 nanti beroperasi untuk menambah pem­bangkit di Pulau Ambon dengan kemampuan 50 MH, ini akan menghasilkan cadangan listrik yang cukup besar,” ujar Noer dalam rilisnya yang diterima Siwalima Rabu (15/10).

Menurutnya, dengan kapasitas 5 mesin, maka Pulau Ambon nanti tidak akan mengalami devisit listrik seperti yang terjadi beberapa ta­hun lalu, bahkan dengan cadangan listrik yang ada akan di dorong ke luar Pulau Ambon seperti Pulau Seram.

Apalagi, menyambut masukan investor yang akan menggarap proyek MIP tentu membutuhkan daya listrik yang besar, sehingga sejak awal PLN telah berupaya untuk menyi­apkan kebutuhan listrik.

“Pak gubernur sudah minta ke kita untuk kalau bisa siapkan ca­dangan listrik untuk rencana ma­suk­nya investor di proyek MIP jadi­kan kalau PLTMG Ambon Peacker II sudah tuntas, maka listrik akan ditarik kesana,” janji Noer.

Wapres Minta

Wakil Presiden Gibran Rakabu­ming Raka meminta PLN terus tingkatkan layanan listrik dari 6 jam menjadi 24 jam, dan pelayanan harus sampai ke pelosok desa yang belum menikmati listrik secara maksimal.

Permintaan ini disampaikan Wapres saat mengunjungi Pem­bangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas (PLTMG) Ambon Peacker I, berlokasi di Desa Waai, Keca­matan Salahutu, Kabupaten Malu­ku Tengah, Selasa (14/10).

Wapres tiba di PLTMG pukul 15.48 WIT dan langsung menyi­mak pemaparan GM PT PLN (Per­sero) UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko terkait kondisi kelistrikan di Maluku.

Wapres yang diterima Gubernur Hendrik Lewerissa mendengar secara serius kondisi kelistrikan di Maluku dimana masih terdapat banyak desa yang belum menik­mati layanan listrik 24 jam.

Mendengar penjelasan pihak PLN, Wapres lantas menanyakan kemampuan listrik yang dihasil­kan baik dari PLTD, PLTMG Peacker I dan diketahui masih ada cada­ngan listrik di Maluku dan Maluku utara sebesar 153.89 MW.

Mendengar jawaban pihak PLN, Wapres pun meminta PLN agar memastikan layanan listrik yang selama ini 6 dan 12 jam menjadi 24 jam agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan baik.

“Saya minta daerah yang masih 6 jam dan 12 jam itu ditingkatkan menjadi 24 jam,” ucap Wapres.

Wapres bilang, semua masya­rakat di Maluku harus merasakan layanan listrik tanpa padam, maka menjadi tugas PLN agar memas­tikan masyarakat menikmati listrik dengan baik.

Apabila lanjut Wapres, ada program listrik desa yang bertujuan untuk menyediakan akses listrik ke seluruh desa di Indonesia, khu­susnya di wilayah tertinggal, terde­pan, terluar (3T) yang ditargetkan untuk periode 2025-2029.

“Untuk program listrik desa saya juga minta diperhatikan agar program ini dapat berjalan sesuai rencana,” tegas wapres.

Merespon perintah Wapres, GM PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko memastikan akan menindaklanjuti namun akan dilakukan secara bertahap.

Pasalnya, PLN harus memper­baiki mesin-mesin pada unit-unit pembangkit yang sudah termakan usia, sehingga dapat melayani mas­yarakat yang sebelumnya 6 jam dan 12 ditingkatkan secara bertahap.

“Memang banyak desa yang belum menikmati listrik 24 jam. Jadi kita akan tingkatkan secara bertahap. Sedangkan bagi yang di pegunungan dan daerah 3T me­mang kita terkendala infrastruktur, tadi kita sudah sampai ke pak Wa­pres agar dapat dibantu perbaikan infrastruktur,” kata Noer.

Usai meninjau PLTMG, Wapres langsung bertolak menuju Natsepa untuk bertemu dengan para pelaku UMKM.(S-20)

BERITA TERKAIT