AMBON, Siwalima.id - Menyikapi peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, terkait potensi hujan di Kota Ambon, maka Akademisi Unpatti, Ferad Puturuhu menyampaikan usulan langkah antisipatif kepada Walikota Ambon.
Puturuhu dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Senin (8/12) mengingatkan, pentingnya mengantisipasi genangan dan banjir seperti yang terjadi pada 3 Desember lalu di pusat Kota Ambon.
Ia menyarankan tiga langkah prioritas, yaitu pertama, kerja bakti pembersihan saluran drainase yang melibatkan seluruh pihak terkait (Pentaheliks) untuk membersihkan saluran drainase dan muara sungai yang melintasi pusat Kota Ambon.
“Tujuannya, agar ketika hujan turun, genangan air bisa diminimalkan,” tulis Puturuhu.
Kedua menurut Puturuhu, pemeriksaan kondisi drainase. Artinya, jika genangan masih terjadi, perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap saluran drainase, termasuk dimensi, kemiringan dan kondisi inlet maupun outlet yang menuju sungai atau laut. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui penyebab genangan
Ketiga, perbaikan infrastruktur. Ini dimaksudkan jika hujan tetap menimbulkan genangan setelah langkah pertama dan kedua dilakukan, perbaikan infrastruktur menjadi langkah terakhir yang harus ditempuh. Langkah-langkah tersebut, merupakan solusi sederhana, namun penting untuk mengurangi risiko banjir di Ambon.
“Ini hanya solusi sederhana dan ini juga kita sampaikan kepada Kepala BPBD, Kadis PUPR dan Kadis LHP Kota Ambon,” jelas Puturuhu.(S-25)