SIWALIMA.id > Berita
Sopir & Tukang Becak Terima Berkah Ramadhan
Daerah | Selasa, 24 Februari 2026 pukul 15:50 WIT

AMBON, Siwalima.id - Puluhan sopir angkutan kota, tukang becak, ojek dan masyarakat yang melintasi jalan Sultan Babullah mendapat berkah Ramadhan dari pemerintah.

Pembagian ratusan paket takjil dibagikan oleh Wakil Walikota Ambon Ely Toisuta di depan Masjid Raya Al-Fatah dan Masjid Jami.

Sebelum paket dibagikan, orang nomor dua di Kota Ambon membeli terlebih dahulu aneka takjil seperti kolak, es buah, kue tradisional, hingga nasi kotak.

Semua yang terkumpul kemudian dikemas kembali sebelum dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan.

Langkah yang dilakukan wawali Ambon tersebut tidak hanya men­jadi aksi berbagi, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha kecil yang menggan­tungkan penghasilan pada momentum Ramadan.

Usai berbelanja, Toisutta menuju Masjid Raya Al-Fatah untuk mela­kukan pengemasan bersama staf dan relawan.

Ia tampak terlibat aktif menata paket makanan dan minuman, memastikan setiap bingkisan layak dan cukup untuk berbuka puasa.

“Ramadan adalah momentum berbagi dan memperkuat rasa persaudaraan. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi semoga membawa berkah bagi kita semua,” ujar Toisutta di sela-sela kegiatan, kemarin.

Ia menegaskan, aksi sosial terse­but bukan sekadar seremoni, melain­kan wujud dan komitmen Pemkot Ambon selalu hadir di tengah masyarakat, tanpa membedakan latar belakang, agama maupun status sosial.

Dalam konteks kehidupan sosial di Ambon yang majemuk, lanjutnya, kegiatan ini menjadi simbol kuat ter­jaganya nilai toleransi dan kebersa­maan antar umat beragama.

Menurutnya, Ramadan tidak ha­nya dimaknai sebagai ibadah perso­nal, tetapi juga sebagai ruang mem­bangun solidaritas sosial dan mem­per­erat persaudaraan lintas komunitas.

Langkah sederhana ini menun­jukkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari tindakan kecil yang konsisten. Ketika pemimpin hadir secara langsung dan menyentuh kebutuhan masyarakat, keperca­yaan publik pun ikut tumbuh.

Di tengah tantangan sosial dan ekonomi, aksi berbagi takjil tersebut menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan toleransi tetap menjadi pondasi kokoh kehidupan masyarakat Kota Ambon.(Mg-1)

BERITA TERKAIT