SIWALIMA.id > Berita
Spanyol Bakal Menang Mudah atas Tanjung Verde
Olahraga | Senin, 15 Juni 2026 pukul 17:59 WIT

AMBON, Siwalima.id - Laga matchday 1 grup H antara Spanyol vs Cape Verde yang dijadwalkan akan berlangsung Merce­des-Benz Stadium, Atlanta, Guadalupe pada, Senin (15/6) pukul 23.00 WIB yang disiarkan langsung oleh TVRI.

Pada pertandingan ini, Spanyol diprediksi akan meraih kemenangan de­ngan mudah saat meng­hadapi Cape Verde, bahkan pasukan asuhan Luis de la Fuente diprediksi akan menang telak 3:0.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar mengaku, meski setiap negara yang telah lolos ke putaran final Piala Dunia memiliki kualitas dan tidak boleh dipandang sebe­lah mata, namun Spanyol tetap be­rada di atas angin jika melihat kom­posisi pemain, pengalaman, hing­ga kualitas pelatih yang dimiliki.

“Semua negara yang sudah lolos ke Piala Dunia tidak bisa dianggap sepele. Dalam sepak bola selalu ada istilah kuda hitam, yakni tim yang tidak diunggulkan, namun mampu melangkah jauh dalam kompetisi,” ucap Moenandar.

Meski demikian, ia menilai per­bedaan kualitas kedua tim cukup mencolok. Spanyol diperkuat banyak pemain yang merumput di klub-klub elite Eropa, sementara Tanjung Verde tidak memiliki ba­nyak pemain dengan pengalaman di level tertinggi sepak bola Eropa.

“Kalau melihat materi pemain, mayoritas pemain Spanyol ber­main di klub-klub besar Eropa. Sementara Tanjung Verde yang paling dikenal hanya Logan Costa yang bermain untuk Villarreal,” ujar Moenandar.

Selain faktor pemain, Dirinya juga menyoroti pengalaman serta kepiawaian pelatih Luis de la Fuente yang dinilai mampu men­jaga identitas permainan Spanyol melalui gaya tiki-taka yang selama ini menjadi ciri khas La Roja julukan Spanyol.

“Dari segi pemain, pengalaman hingga pelatih, Spanyol jelas lebih diunggulkan. Apalagi mereka masih mempertahankan gaya permainan tiki-taka yang menjadi kekuatan utama tim asuhan Luis de la Fuente,” tandas Monenadar.

Atas dasar itu, Moenandar opti­mistis Spanyol akan menga­man­kan tiga poin dengan kemenangan yang cukup nyaman.

“Yang pasti Spanyol akan me­nang mudah. Prediksi saya skor akhirnya diatas 2-0 untuk kemena­ngan Spanyol,” cetus Moenandar.

Jangan Remehkan Tanjung Verde

Prediksi berbeda dismapaikan Kadis Pariwisata Kota Ambon, Christian Tukloy, ia memprediksi pertandingan kedua tim ini akan muncul kejutan.

Pasalnya, meski Spanyol datang dengan status sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia dan juara Eropa, namun Tanjung Verde i tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Jangan anggap remeh Tanjung Verde. Kita belum tahu apa yang akan terjadi di lapangan. Bisa saja Tanjung Verde mengalahkan Spa­nyol, begitu juga sebaliknya, sebab bola ini bundar,” ucap Tukloy ke­pada Siwalima melalui telepon selulernya, Minggu (14/6) sore. 

Menurutnya, dalam ajang sebe­sar Piala Dunia, status unggulan tidak selalu menjadi jaminan ke­menangan. Sejarah mencatat ba­nyak tim besar yang harus ter­singkir akibat meremehkan lawan yang secara kualitas berada di bawah mereka.

Spanyol memang datang de­ngan target besar menambah koleksi gelar juara dunia, setelah sukses meraih trofi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Pengalaman, kualitas pemain, dan tradisi sepak bola menjadi modal utama La Roja untuk melangkah jauh di turnamen ini.

Namun di sisi lain, Tanjung Verde hadir membawa semangat dan motivasi tinggi. Negara kepu­lauan di Afrika itu untuk pertama kalinya tampil di putaran final Piala Dunia, sebuah pencapaian ber­sejarah yang menjadi kebanggaan seluruh rakyatnya.

Bagi Tanjung Verde, laga mela­wan Spanyol bukan sekadar pertandingan pembuka. Ini adalah momentum untuk membuktikan, bahwa negara kecil juga mampu bersaing di panggung sepak bola dunia.

Terlepas dari hasil akhir yang akan diraih, kehadiran Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 telah menjadi bukti bahwa kerja keras, tekad, dan mimpi besar mampu mem­bawa sebuah negara me­nem­bus batas yang selama ini dianggap mustahil.

Karena itu, duel Spanyol kontra Tanjung Verde dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang menarik untuk disaksikan, dengan peluang kejutan yang tetap terbuka lebar, sehingga prediksi saya Tan­jung verde akan menahan imbang Spanyol 1:1.

Prediksi Tim Redaksi

Pertandingan antara kedua negera ini diatas kertas, menjadi salah satu pertandingan dengan jarak kualitas paling lebar pada fase grup. Spanyol datang sebagai juara Eropa, sedangkan Tanjung Verde menjalani debut bersejarah mereka di putaran final Pila Dunia.

Seperti dikutip dari Bola.net Pasukan Luis de la Fuente tampil meyakinkan sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka tidak terkalahkan dan hanya kehilangan poin pada laga terakhir saat menghadapi Turki.

Meski demikian, wajah Spanyol saat ini tidak sepenuhnya sama seperti ketika menjuarai Euro 2024. Beberapa nama penting seperti Robin Le Normand, Dani Carvajal, dan Alvaro Morata tidak masuk skuad, sementara sejum­lah pemain lain masih berupaya mencapai performa terbaiknya.

Persiapan La Roja menuju tur­namen juga tidak terlalu menge­sankan. Mereka bermain imbang tanpa gol melawan Mesir, ditahan Irak 1-1, lalu menutup rangkaian uji coba dengan kemenangan 3-1 atas Peru.

Di sisi lain, Cape Verde mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Du­nia untuk pertama kalinya. Mereka memastikan tiket ke putaran final setelah mengungguli Kamerun dalam persaingan kualifikasi.

Tim asuhan Bubista memang masih dianggap sebagai salah satu tim terlemah di Grup H. Na­mun, beberapa hasil positif dalam laga persahabatan menunjukkan bahwa mereka tidak datang hanya sebagai pelengkap.

Cape Verde sempat bermain imbang tanpa gol melawan Iran dan Mesir. Setelah itu, mereka kalah 2-4 dari Chile serta bermain imbang 1-1 kontra Finlandia.

Menjelang turnamen, performa mereka meningkat. Cape Verde meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Serbia sebelum kembali menang 3-0 saat menghadapi Bermuda.

Meski begitu, tantangan meng­ha­dapi Spanyol jelas berada pada level yang berbeda. Pengalaman, kualitas individu, dan kedalaman skuad menjadi faktor yang sangat menguntungkan kubu La Roja.

Spanyol mendapat kabar baik setelah Lamine Yamal dan Nico Williams kembali berlatih penuh usai pulih dari cedera.

Bagi Spanyol, kemenangan pada laga pembuka bukan hanya soal me­ngamankan tiga poin. Hasil besar juga berpotensi menjadi modal penting dalam persaingan grup H yang diperkirakan berlang­sung ketat hingga pertandingan terakhir.

Kekuatan utama Spanyol di Piala Dunia 2026 berada pada lini tengah dan sektor sayap. Rodri tetap men­jadi pengatur ritme permainan, sementara Pedri menghadirkan kreativitas, visi bermain, dan ke­mampuan membuka ruang yang membuat serangan La Roja sulit dihentikan.

Pada sisi lapangan, Lamine Yamal dan Nico Williams menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan. Yamal yang baru berusia 18 tahun telah mengoleksi 25 penampilan bersama tim nasional Spanyol dan terus menunjukkan kematangan, kecepatan, serta kualitas dribel yang membuatnya menjadi salah satu pemain paling dinantikan sepanjang turnamen.

Pada kubu lawan, Cape Verde datang dengan membawa kisah inspiratif. Penampilan di Piala Dunia 2026 menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola negara kepulauan di Afrika tersebut.

Di bawah kepemimpinan pelatih Bubista, Cape Verde tampil impresif sepanjang kualifikasi zona Afrika. Mereka mencatat lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan, termasuk mengungguli negara-negara yang lebih berpengalaman.

Persiapan terakhir Cape Verde tidak berjalan sempurna setelah kalah 2-4 dari Cili. Hasil tersebut menimbulkan kekhawatiran karena Spanyol memiliki kualitas sera­ngan yang jauh lebih berbahaya dibandingkan lawan mereka sebelumnya.

Salah satu pertarungan yang diperkirakan menentukan jalannya pertandingan adalah duel antara Lamine Yamal dan sektor kiri per­tahanan Cape Verde.

Bek senior Stopira dikenal me­miliki pengalaman dan kemam­puan membaca permainan yang baik. Namun menghadapi kecepa­tan serta kreativitas Yamal selama 90 menit merupakan tantangan yang berbeda.

Jika Yamal mampu menemukan ritme permainan sejak awal, struk­tur pertahanan Cape Verde ber­potensi dipaksa melebar. Situasi tersebut akan membuka ruang bagi Pedri maupun Fabian Ruiz untuk masuk ke area berbahaya dan menciptakan peluang.

Pertanyaan terbesar bukan lagi siapa yang akan memenangkan per­tandingan, melainkan sebe­rapa besar margin kemenangan yang mam­pu diraih Spanyol pada laga pem­buka Grup H ini, sehingga tim re­daksi Siwalima memprediksi Spa­nyol akan menang dengans kor 3:0.

Berikut susunan pemain Spa­nyol: Pelatih: Luis de la Fuente, Kiper: Joan Garcia (Barcelona) David Raya (Arsenal) Unai Simon (Athletic Bilbao). Bek: Pau Cubarsi (Barcelona) Marc Pubill (Atletico Madrid) Eric Garcia (Barcelona) Aymeric Laporte (Al-Nassr) Marc Cucurella (Chelsea) Alejandro Grimaldo (Bayer Leverkusen) Marcos Llorente (Atletico Madrid) Gelandang: Rodri (Manchester City) Pedri (Barcelona) Gavi (Bar­celona) Dani Olmo (Barcelona) Mikel Merino (Real Sociedad) Martin Zubimendi (Real Sociedad), Penyerang: Lamine Yamal (Bar­celona) Nico Williams (Athletic Bilbao) Ferran Torres (Barcelona) Yeremy Pino (Villarreal) Victor Munoz (Girona) Borja Iglesias (Celta Vigo) Mikel Oyarzabal (Real Sociedad) dan Ayoze Perez (Real Betis).

Tanjung verde masing-masing, Pelatih: Bubista,Kiper: Vozinha (AEL Limassol) Sixten Mohlin (Cova Piedade) Márcio Rosa (Öster­sunds FK), Bek: Logan Costa (Villarreal CF) Diney Borges (Al-Bataeh CSC) Kelvin Pires (SJK Seinäjoki) Roberto ‘Pico’ Lopes. Gelandang: Kevin Pina, Jovane Cabral, João Paulo, Jamiro Monteiro dan Garry Rodrigues, Penyerang: Ryan Mendes dan Dailon Livramento.(S-10/S-30/Tim Prediksi)

BERITA TERKAIT