SIWALIMA.id > Berita
UMKM Fashion Ambon Binaan BI Siap Go Global
Daerah , Headline | Senin, 22 Desember 2025 pukul 16:34 WIT

AMBON, Siwalima.id - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran stra­tegis dalam mengge­rakkan perekonomian Maluku. 

Salah satunya ditun­jukkan oleh B’gaya by efie, brand fashion asal Ambon yang dibina oleh Bank Indonesia Perwakilan Maluku, kini bersiap melang­kah ke pasar global.

Pendiri B’gaya by efie, Efie Hehanussa, mengatakan pembi­na­an yang dilakukan Bank Indonesia tidak bersifat parsial, melain­kan menyeluruh dan berkelan­jutan.

Pendekatan tersebut mencakup digitalisasi usaha, perluasan pasar, literasi keuangan, hingga pendampingan manajemen.

“Pembinaan BI tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga kesiapan usaha secara sistem. Kami dido­rong untuk tertib administrasi, me­manfaatkan transaksi non-tunai, serta memahami pemasaran digital yang sesuai dengan karakter brand,” ujar Efie, kepada Siwalima, di Ambon, Sabtu (20/12).

Melalui program digitalisasi, UMKM binaan diarahkan untuk masuk ke ekosistem formal, salah satunya melalui penggunaan QRIS. Menurut Efie, penggunaan tran­saksi digital membantu mem­bangun rekam jejak usaha yang lebih rapi dan transparan, sehi­ngga memudahkan akses ke pembiayaan formal.

Selain digitalisasi, Bank Indonesia juga mendorong perluasan pasar UMKM, baik lokal maupun ekspor.

Efie menyebut, BI membuka wawasan pelaku usaha untuk melihat peluang pasar di luar daerah, termasuk menyiapkan produk agar memenuhi standar pasar yang lebih luas.

“Kami mengikuti proses kurasi sebagai UMKM yang dinilai siap untuk Go Global. Dari situ kami belajar tentang standar produk, konsistensi kualitas, kesiapan produksi, hingga penguatan bran­ding untuk pasar internasional,” katanya.

B’gaya by efie merupakan UMKM fashion berbasis budaya yang menjadikan batik sebagai medium utama untuk menampilkan iden­titas Maluku dalam gaya busana modern. Warna, motif, dan unsur budaya lokal menjadi ciri khas yang membedakan brand ini di tengah industri fesyen nasional.

Dukungan Bank Indonesia Perwakilan Maluku terhadap B’gaya by efie dimulai sejak seleksi IKRA Nasional 2021, dilanjutkan dengan partisipasi dalam Pameran Maluku Manggurebe 2022.

Sejak saat itu, brand ini aktif me­ngikuti berbagai program pembi­naan, seminar, pendampingan, serta kegiatan fesyen berskala nasional melalui kolaborasi dengan BI Maluku.

Efie menilai, peran UMKM sangat signifikan bagi ekonomi Maluku, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi lokal.

Banyak UMKM berbasis keluar­ga dan komunitas, sehingga per­tum­buhan usaha berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Di sektor fashion berbasis budaya, UMKM turut menjaga keberlanjutan pengrajin, penjahit, dan pelaku kreatif lokal. Ini penting untuk keberlanjutan ekonomi berbasis kearifan lokal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan peran sentral Bank Indonesia sebagai penghubung UMKM dengan eko­sistem yang lebih luas, sekaligus pendamping yang membantu pe­laku usaha memahami arah kebi­jakan ekonomi nasional dan daerah.

Dari sisi hasil, pembinaan BI Maluku memberikan dampak nyata bagi perkembangan usaha B’gaya by efie. Manajemen keuangan menjadi lebih tertata, omzet meningkat secara bertahap, dan jangkauan pasar meluas hingga ke luar Maluku. “Pembinaan ini membantu kami lebih siap tumbuh secara berkelanjutan dan kompetitif,” kata Efie.

Upaya Bank Indonesia dalam mendorong UMKM Go Digital dan Go Export dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi Maluku yang inklusif dan berdaya saing di tengah tantangan global. (S-25)

BERITA TERKAIT