SIWALIMA.id > Berita
Unpatti Dorong Mahasiswa Kembangkan Talenta Seni
Online | Jumat, 15 Mei 2026 pukul 14:39 WIT

 AMBON, Siwalima.id - Rektor Universitas Pattimura Ambon, Prof Fredy Leiwakabessy mengaku, pengembangan kecerdasan majemuk atau multiple intelligences mahasiswa, melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan dan seni di lingkungan kampus sangatlah penting.

Hal itu disampaikan rektor dalam penutupan Pekan Seni Mahasiswa (Peksimika) yang berlangsung, kampus Unpatti Ambon, Rabu (13/5).

Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki kecerdasan dan bakat berbeda yang perlu diberikan ruang untuk berkembang, baik dalam bidang verbal, seni, maupun kemampuan lainnya.

“Setiap orang memiliki kecerdasan yang berbeda-beda. Tinggal bagaimana kampus memberi ruang agar ekspresi dari kecerdasan itu bisa muncul,” ucap rektor.

Ia mengaku, seluruh aktivitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan kegiatan kemahasiswaan, harus terus diperkuat sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.

Kegiatan seperti Peksimika menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan.

“Kita tidak bisa tiba-tiba menjadi pemimpin atau berkarya diberbagai bidang kalau dilakukan secara asal-asalan. Tantangan ke depan cukup banyak sehingga mahasiswa harus fokus dan terus maju,” ujar rektor.

Rektor juga minta para dosen dan pimpinan fakultas, membantu membuka akses bagi mahasiswa bertalenta agar dapat dikenal hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

“Saya minta talenta-talenta yang lahir dari sini bisa dibawa dan diperkenalkan sampai ke Jakarta, Surabaya, Bandung, dan daerah lainnya,” pinta rektor.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Aida Kubangun pada kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menunjukkan kreativitas selama kegiatan berlangsung.

“Kalian telah menunjukkan, bahwa mahasiswa Unpatti bukan hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kaya dalam budaya dan kreativitas,” ucap Kubangun.

Kemenangan dalam perlombaan kata Kubangun, harus dijadikan motivasi untuk terus berkarya, sedangkan peserta yang belum berhasil diminta tidak berkecil hati.

“Keberanian untuk tampil dan berproses adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ucap Kubangun.

Aida juga mengungkapkan, kegiatan seni mahasiswa kali ini belum sepenuhnya diikuti seluruh fakultas, terutama mahasiswa kedokteran yang terkendala jadwal perkuliahan padat.

Meski demikian, pihak universitas berkomitmen terus mendukung kegiatan kemahasiswaan hingga ke tingkat nasional dan internasional. Setelah seleksi tingkat universitas, para mahasiswa terbaik akan dipersiapkan mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Daerah yang melibatkan seluruh perguruan tinggi di Maluku sebelum melaju ke tingkat nasional.

“Mahasiswa yang terpilih harus terus menyiapkan diri karena nantinya akan membawa nama Maluku di tingkat nasional,” pinta Kubangun.

Sebelumnya, Ketua Panitia Peksimika Unpatti, Laura Siahalnenla melaporkan, kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dari delapan fakultas selama sepekan dengan mengikuti berbagai cabang lomba seni yang terbagi dalam empat bidang, yakni seni suara, seni rupa, seni sastra, dan seni pertunjukan.

Pada bidang seni suara, lomba yang dipertandingkan antara lain nyanyi pop, dangdut, vokal grup, seriosa, dan lagu nusantara.Sementara seni rupa meliputi fotografi, melukis, komik strip, dan desain media kampanye sosial. 

Untuk seni sastra, diperlombakan baca puisi dan penulisan cerpen, sedangkan seni pertunjukan mencakup tari dan monolog. Kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga bagian penting dari persiapan Universitas Pattimura menuju Pekan Seni Mahasiswa tingkat daerah dan nasional.

“Kegiatan ini sangat penting dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan karena mahasiswa Unpatti memiliki bakat dan talenta yang luar biasa,” tandas Laura.

Untuk para juri yang dilibatkan kata Laura, berasal dari kalangan akademisi maupun profesional seni agar penilaian berlangsung objektif dan sesuai standar kompetisi.(S-25)

BERITA TERKAIT