AMBON, Siwalimanews –Â Pemerintah Kota Ambon mulai mengoperasikan aplikasi layanan panggilan darurat terpadu 112 pasca diluncurkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-450 di lapangan Merdeka, Senin (8/9)
Peluncuran layanan ini dilakukan oleh walikota Ambon bersama Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital Mulyadi bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.
Warga kota bisa menggunakan layanan darurat 112 untuk mengadukan berbagai peristiwa yang terjadi secara gratis dan akan melayani 24 jam nonstop.
âCukup tekan 112, maka akan direspon secepat mungkin oleh petugas dan layanan ini bebas biaya panggilan dan berlaku 24 jam,â ungka Walikota dalam sambutannya.
Menurutnya orang nomor satu di Kota Ambon call center 112 merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat dalam menangani berbagai peristiwa yang terjadi. Misalnya Kebakaran, maupun peristiwa akibat bencana lainnya.
âHadirnya call center 112 pemerintah berharap dapat melakukan atau mengatasi berbagai peristiwa yang terjadi. Karena layanan ini menjadi pusat panggilan dalam seluruh unit layanan darurat,â terangnya.
Dengan begitu, lanjutnya pemerintah akan lebih cepat dalam mengambil tindakan atau merespon permasalahan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui layanan darurat.
Diakui, program layanan darurat juga bagian dari visi dalam membangun kota yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan menÂ-jadi kota yang mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya.
Usai memberikan sambutan, walikota kemudian berkesempatan melakukan panggilan ke layanan darurat 112 untuk menguji respon petugas layanan call center. (S-29)