SIWALIMA.id > Berita
Walikota: Seluruh Transaksi Keuangan Dilakukan Digital
Ekonomi | Senin, 15 Juni 2026 pukul 17:32 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan kedepan seluruh transaksi keuangan di lingkup Pemerintah Kota Ambon akan dilakukan secara digital.

Hal ini sejalan dengan imple­mentasi sistem Informasi Pemerin­tahan Daerah (SIPD) Online milik Pemerintah Pusat.

Kegiatan ini juga didukung Direk­to­rat Bina Keuangan Daerah, A. Fatoni serta Pusdatin Kementerian Dalam Negeri dan Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar di balai Kota Ambon, Jumat (12/6).

Walikota mengaku saat ini pihak­nya terus menyesuaikan diri dengan regulasi dan kebijakan pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Ia menjelaskan implementasi SIPD merupakan bagian dari transformasi digital pemerintahan daerah yang telah berjalan beberapa tahun ter­akhir,

“Pentingnya sistem keuangan berbasis online dan non-tunai dalam seluruh transaksi pemerintahan, ter­masuk pembayaran gaji, perjalanan dinas, hingga pengelolaan anggaran daerah. Semua dilakukan secara online,” tegasnya.

Menurutnya, sistem digital mam­pu mempercepat proses admini­strasi, mengurangi potensi kesala­han, serta memastikan setiap tran­saksi dapat dipantau secara real time.

Ambon lanjutnya sebagai salah satu kota yang telah masuk dalam kategori kota digital dan menjadi pilot project dalam pengembangan sis­tem pemerintahan berbasis tekno­logi di Indonesia.

Selain itu, ia menyoroti penting­nya data yang akurat dalam peren­canaan pembangunan, termasuk dalam penanganan pengangguran dan kemiskinan.

Data yang valid menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan dan intervensi pemerintah.

Angka pengangguran di Ambon katanya, dipengaruhi oleh dinamika mahasiswa dan pencari kerja yang menetap di kota tersebut, sehingga diperlukan data yang lebih presisi untuk kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, ia turut menekankan pentingnya pening­katan kapasitas aparatur dalam mengoperasikan sistem digital, agar implementasi SIPD dapat berjalan maksimal.

Pada kesempatan itu, dirinya juga memberikan apresiasi kepada se­luruh pihak, khususnya Bank Malu­ku Malut, yang telah menjadi mitra strategis dalam mendukung trans­for­masi digital keuangan daerah.

Sementara itu, Dirut Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar menam­bahkan implementasi SIPD Online menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital pengelolaan keuangan daerah.

“Sistem ini akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, se­kaligus mempercepat proses pem­bayaran dan penyerapan anggaran di lingkungan pemerintah daerah,” terang Syahrisal.

“Dengan sistem ini, tidak ada lagi proses manual yang berbelit. Semua sudah terintegrasi dan berjalan secara real time,” ujarnya.

Syahrisal juga menyampaikan apre­siasi kepada Pemkot Ambon atas dukungan penuh terhadap digitalisasi layanan keuangan daerah.

Ia menyebut Kota Ambon sebagai salah satu daerah yang progresif dalam implementasi sistem digital pemerintahan.

Ia menegaskan komitmen Bank Maluku Malut dalam mendukung pe­nuh penguatan infrastruktur digital, termasuk peningkatan layanan dan op­timalisasi pendapatan daerah mela­lui sistem keuangan yang terintegrasi.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan keamanan sistem digital di tengah ancaman siber yang semakin berkembang.

Menurutnya, aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan sistem keuangan digital daerah. 

“Teknologi harus dibangun dengan sistem keamanan yang kuat agar tetap aman dari ancaman siber,” tambahnya.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat mempercepat terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan dan berbasis digital, sekaligus mendorong Ambon menuju smart city yang lebih maju.(S-30)

BERITA TERKAIT