AMBON, Siwalima.id - Warga sudah antri sejak pagi hari sebelum kegiatan pasar murah dimulai. Di tangan warga juga sudah ada kupon paket sembako yang diberikan pemerintah dengan harga Rp 55.000.
Pasar murah yang digelar Pemkot Ambon kali ini dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 H itu menjual berbagai kebutuhan masyarakat dalam bentuk paket.
Dalam sambutan, ketika membuka pasar murah, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena memastikan pasar murah digelar selain membantu meringankan beban masyarakat jelang hari besar keagamaan juga menekan laju inflasi.
“Kegiatan ini rutin dilakukan pemerintah menjelang hari besar keagamaan nasional, khususnya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru di lima kecamatan,” terang Wattimena.
Menurutnya tujuan utama pasar murah adalah membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah harga pasar.
Ia menjelaskan, harga normal paket sembako di pasaran mencapai sekitar Rp 138.000, Namun disubsidi pemerintah sebesar Rp 83.000.
“Masyarakat hanya perlu membayar 55.000. tapi kali ini ada pemotongan lagi 5.000 sehingga warga cukup membayar 50.000 per paket,” jelasnya.
Dikatakan paket yang disiapkan pemerintah juga terbatas namun paling tidak bisa membantu mengurangi beban masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok.
Pasar murah lanjutnya menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengantisipasi kenaikan inflasi yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Biasanya menjelang hari besar keagamaan permintaan barang meningkat, stok tetap atau berkurang, sehingga harga naik dan inflasi meningkat. Dengan kegiatan ini, kita membantu masyarakat sekaligus menekan angka inflasi,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Ambon juga berharap berharap intervensi harga melalui pasar murah dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya umat Islam yang tengah bersiap menyambut Idul Fitri.
Sementara itu, Ketua Panitia Pasar Murah, Fianti Sitania, dalam laporannya memastikan bahan kebutuhan yang dijual jauh lebih mudah dari harga pasar.
Paket sembako yang dijual seharga 55.000 per paket yang terdiri dari satu rak telur ayam ras, gula pasir 1 kg, terigu 1 kg, kaleng susu, minyak goreng 1 liter, margarin Blue Band 200 gram.
“Jumlah paket yang disediakan sebanyak 2.359 unit untuk empat lokasi pelaksanaan,” jelasnya.
Pasar murah ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni Selasa hingga Kamis, 3-5 Maret, dengan lokasi hari pertama di Kecamatan Sirimau, hari kedua di Kecamatan Nusaniwe (lapangan bola depan Islamic Center) dan hari ketiga di Kecamatan Baguala (Kantor Desa Nania) dan Kecamatan Teluk Ambon di halaman kantor kecamatan.(Mg-1)