SIWALIMA.id > Berita
920 Unit Rumah Subsidi FLPP Dalam Proses Perizinan
Online | Senin, 2 Maret 2026 pukul 14:32 WIT

AMBON, Siwalima.id – Sebanyak 920 unit rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP tahun 2026 di Kota Ambon, saat ini sementara dalam proses perizinan.

Kadis Perumahan Rakyat dan Permukiman Kota Ambon, Ivonne Latuputty menjelaskan, program ini diperuntukkan bagi ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Ambon.

“Program FLPP ini menyasar ASN dan MBR dengan persyaratan utama penghasilan maksimal Rp9 juta bagi ASN yang belum berkeluarga dan maksimal Rp11 juta bagi ASN yang sudah berkeluarga,” jelas Ivonne kepada Siwalima.id di ruang kerjannya, Senin (2/3).

Pembangunan perumahan subsidi di tahun 2026 ini dibagun oleh beberapa perusahaan yakni, PT Nusa Ina Pratama dnegan lokasi pembangunan di Kelurahan Lateri (dekat Pengungsi Batu Gajah), Kecamatan Teluk Ambon Baguala.

“Perusahaan ini akan membangun 60 unit rumah dengan tipe 36/72 dan kini sementara masuki tahapan proses pengajuan KKPR,” ucap Ivonne.

Selanjutnya, PT Indomas Makmur Abadi dnegan lokasi pembangunan di Desa Urimessing (Dusun Kusu-Kusu Sereh/Air Keluar), Kecamatan Nusaniwe. Perusahaan ini rencananya akan membangun  ±430 unit dengan tipe 36/75-80.

Untuk tahapannya kini, masih dalam proses pengajuan KKPR dan dokumen verifikasi teknis, serta pengurusan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di pertanahan.

Berikutnya ada PT Maluku Drop Core dengan lokasi pembangunan di Kelurahan Kudamati (Lorong Sekot), Kecamatan Nusaniwe. Perusahaan ini rencananya membangun ±250 unit rumah tipe 32/60.

“Tahapannya kini masuk pada proses pengurusan KKPR dan sertifikat HGB di kantor pertanahan,” beber Ivonne.

Selanjutnya kata Ivonne, ada PT Cipta Bumi Harapan dengan lokasi pembangunan di Kelurahan Lateri (Petuanan Halong/di atas Perum Royal Residence), Kecamatan Teluk Ambon Baguala, dimana rencananya akan membangun  ±100 unit rumah. Perusahaan ini kini dalam tahapan pengurusan sertifikat HGB dan rekomendasi ketersediaan air.

Berikutnya ada PT Matriecs Cipta Anugerah dengan lokasi pembangunan di Desa Batu Merah (Air Besar), Kecamatan Sirimau, saat ini sudah terdapat 17 unit rumah yang telah tersedia dan kini masuk tahapan rumah sudah siap dan sementara promosi penjualan.

“Kemudian ada PT Ambon Prima Perkasa lokasi pembangunan di Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon. perusahaan ini akan bangun ±80 unit, tipe 36/60 dan tahapannya kini masuk pengurusan sertifikat HGB, proses KKPR/PBG, serta revisi site plan,” urai Ivonne.

Ivonne menegaskan, seluruh proyek tersebut masih dalam tahapan pengurusan perizinan dan administrasi, mulai dari KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga sertifikasi lahan.

“Total rencana pembangunan rumah subsidi melalui program FLPP di Kota Ambon sebanyak 920 unit yang saat ini sedang berproses perizinannya. Kami terus melakukan pendampingan agar seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi,” ucap Ivonne.

Ia berharap, program ini dapat membantu ASN dan MBR memiliki hunian layak dengan skema pembiayaan terjangkau, sekaligus mendukung pengurangan backlog perumahan di daerah tersebut.(Mg-1)

BERITA TERKAIT