SIWALIMA.id > Berita
Benhur: BUMD Harus Beri Kontribusi Nyata bagi PAD
Online | Sabtu, 22 November 2025 pukul 13:34 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, menyoroti rendahnya kontribusi pendapatan dari sejumlah BUMD. Untuk itu, seluruh BUMD harus memberikan kontribusi nyata terhadap PAD

DPRD juga telah melakukan pembahasan khusus, untuk memastikan setiap lembaga memiliki skema bisnis yang jelas serta target pendapatan yang harus melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Kita di DPRD menilai, sejumlah BUMD bekerja jauh di bawah potensi, termasuk PT Dok Waiame yang selama ini hanya menyetor sekitar Rp500 juta, meski para pengelolanya disebut menikmati keuntungan pribadi yang jauh lebih besar,” ungkap Benhur kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Jumat (21/11). 

Untuk itu kata Benhur, manajemen PT Dok Waiame maupun PD Panca Karya yang baru, harus menata ulang model bisnis agar sektor perkapalan benar-benar menghasilkan.

Khusus untuk PD Panca Karya, DPRD minta agar memperbaiki lima lini usahanya, mulai dari kehutanan hingga transportasi. 

“Kalau pendapatan stagnan, proyeksi fiskal kita ikut terancam,” tegas Benhur.

Benhur mengaku, untuk Bank Maluku Malut yang tahun ini menyetor dividen Rp50 miliar lebih, perlu terus didorong agar memperkuat digitalisasi dan memperluas unit usahanya, guna meningkatkan pendapatan daerah.

“Bank Maluku kemarin raup dividen sekitar Rp50 miliar. Untuk itu, kami mendesak agar kedepan lebih dari itu,” usul Benhur.

Reformasi BUMD

Benhur juga menilai, sejumlah BUMD membutuhkan reformasi menyeluruh, agar mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah.

Pasalnya,  kesenjangan besar antara potensi bisnis dan realisasi setoran yang diterima pemerintah provinsi selama ini.

“ PT Dok Waiame sebagai contoh paling mencolok, dengan setoran tertinggi hanya sekitar Rp500 juta, sementara para pengelola disebut menikmati keuntungan pribadi yang tidak sebanding dengan kontribusi resminya. Kondisi ini, hanya bisa diperbaiki melalui perombakan manajemen dan transformasi bisnis,” ujar Benhur

Ia juga mendorong Panca Karya mengoptimalkan seluruh unit usahanya serta meminta Bank Maluku menekan biaya operasional, termasuk gaji direksi dan komisaris, demi efisiensi. 

Digitalisasi perbankan pun diminta dipacu untuk memperbesar sumber pendapatan baru.

“Semua BUMD harus bekerja dengan orientasi bisnis murni. Kita butuh pendapatan daerah meningkat, bukan stagnan,” tegas Benhur. (S-26)

BERITA TERKAIT