SIWALIMA.id > Berita
Bupati Apresiasi BPK Gelar Festival Benteng Duurstede
Malteng Membangun , Suplemen | Senin, 15 Desember 2025 pukul 14:00 WIT

BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menyampaikan apresiasi tinggi bagi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Maluku atas kontribusi dan kolaborasi yang selama ini terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam berbagai kegiatan pelestarian budaya.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Zulkarnain saat menghadiri Festival Benteng Duurstede yang digelar di Pulau Saparua, Rabu (10/12).

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPK Wilayah XX bukan sekadar bentuk sinergitas kelembagaan, melainkan wujud komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya, memperkuat identitas daerah, serta membuka ruang bagi para pelaku seni dan komunitas budaya untuk terus berkarya dan bertumbuh.

“Festival Benteng Duurstede ini merupakan ruang ekspresi seni dan budaya, sekaligus pengingat akan sejarah besar perjuangan Kapitan Pattimura dan para pahlawan Maluku pada tahun 1817 demi harga diri dan martabat orang Maluku,” ujar Zulkarnain.

Ia menambahkan, festival ini menjadi momentum penting untuk menggali dan menampilkan kekayaan seni budaya masyarakat Saparua, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki generasi muda terhadap identitas budaya leluhur.

Bupati juga menyinggung keberhasilan pelaksanaan Banda Heritage Festival yang berlangsung pada 26–29 November 2025 di Banda Neira dan Kepulauan Banda. 

Kegiatan tersebut, kata dia, berlangsung meriah dan sukses serta menjadi ajang promosi budaya, sejarah, dan pariwisata Banda hingga ke tingkat nasional dan internasional.

“Hari ini kita kembali berada di ruang sejarah yang tidak kalah penting, yakni Benteng Duurstede, yang telah dipugar dan berdiri megah sebagai warisan dunia yang harus kita jaga dan rawat bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk terus mengembangkan dan melestarikan budaya asli daerah. 

Menurutnya, budaya merupakan kekuatan pemersatu yang mem­bangun martabat serta menjadi fondasi peradaban bangsa.

Dalam kesempatan itu, Zulkarnain mengajak seluruh masyarakat Saparua dan Maluku Tengah menjadikan Festival Benteng Duurstede sebagai ajang pembinaan seni, ruang kreativitas, serta hiburan yang sehat, sekaligus menumbuhkan semangat menjaga dan merawat budaya sendiri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, kami menyampaikan terima kasih kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku atas dukungan dan kolaborasi yang terus terbangun, mulai dari HUT Kota Masohi, Cakalele Ma’atenu, Banda Heritage Festival, hingga Festival Benteng Duurstede hari ini,” ucapnya.

Zulkarnain berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut melalui program-program kebudayaan yang lebih inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Semoga Festival Benteng Duurstede menjadi ruang kebahagiaan, kebanggaan, serta penguatan jati diri masyarakat Pulau Saparua,” tutup Zulkarnain.

Festival Benteng Duurstede turut dihadiri Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Retu Gunawan, Direktur Jenderal Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Kepala BPK Wilayah XX Maluku Dody Wiranto, Forkopimda Maluku Tengah, jajaran TNI-Polri, pimpinan OPD lingkup Pemkab Malteng, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku seni, komunitas budaya, serta masyarakat Pulau Saparua dan Haruku.(S-17)

BERITA TERKAIT