AMBON, Siwalima.Id - Torehan prestasi yang diraih Maluku pada Pekan Olahraga Nasional Beladiri di Kudus-Jawa Tengah, membuktikan kepiawaian seorang MAS Latuconsina selaku Ketua KONI Maluku.
Menempati peringkat 12 dengan perolehan 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu dari 38 provinsi di Indonesia yang mengikuti PON Bela Diri di Kudus, membuktikan Maluku tidak lagi tidur, melainkan perlahan mulai bangun untuk menunjukan identitasnya, sekaligus eksistensi yang selama ini disematkan sebagai daerah gudangnya atlet berprestasi.
Pemerhati olahraga Maluku, Yancy Latupeirissa menyakini, 5 tahun kedepan, olahraga Maluku semakin jaya. Masa depan olahraga Maluku ditangan sang arsitek MAS Latuconsina tidak perlu diragukan, karena sosok MAS bukan pemain baru di dunia olahraga. Terlebih jika melihat rekam jejak mantan Wakil Walikota Ambon itu.
Latupeirissa juga mengakui, MAS Latuconsina memiliki rekam jejak yang jelas dalam membenahi tata kelola olahraga khususnya KONI Maluku.
“Pak Sam itu sosok yang pas mengawaki KONI. Dia sangat mencintai olahraga serta konsen betul dengan olahraga. 5 tahun kedepan dengan di dukung penuh seluruh stakeholder, bukan lagi olahraga Maluku bangkit tapi olahraga Maluku jaya. Ketua KONI itu tidak boleh rekruit asal-asalan, harus benar-benar menjiwai dan memahami olahraga” tandas Latuperissa kepada Siwalima.Id di Ambon, Senin (3/11).
Ia menilai, selain memiliki rekam jejak yang jelas dalam membenahi tata kelola olahraga, Sam sebelumnya mampu menunjukan sikap konsistensinya terbukti ketika dulu memimpin Pertina.
“Jadi beta (saya) mau bilang, sebenarnya KONI itu cocok orang-orang yang punya jiwa olahraga, sebab kalau tanpa itu, bagaimana mau menata olahraga Maluku dan MAS Latuconsina, punya skill untuk hal itu, disamping memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa,” ucap Latuperissa.
Dengan melihat capaian tersebut, Latupeirissa optimis olahraga Maluku akan semakin jaya 5 tahun kedepan. Ia berharap, SAM mampu membawa perubahan tidak hanya di olahraga bela diri, tetapi juga di seluruh cabang olahraga.
Seperti diketahui, ajang PON Beladiri di Kudus-Jawa Tengah, Maluku mengikutsertakan sebanyak 37 atlet dan berlaga di 6 cabor. Perolehan medali itu dari cabor Kempo 3 emas dan 1 perunggu, Karate 3 medali perak dan Pencak Silat 2 perunggu.
PON Bela Diri Kudus, Maluku tidak menargetkan medali karena persiapan yang singkat berikut kepengurusan KONI Maluku baru dilantik dan sementara melakukan pembenahan internal.
Meski begitu, MAS Latuconsina optimis Maluku mampu berbuat ‘sesuatu” di PON Beladiri Kudus. Ia beralasan, cabor “bakalai” Maluku tak gentar, apalagi bakalai untuk nama daerah.
Hal yang sama juga diungkapkan Komandan Kontingen PON Bela Diri Maluku, Alberth Fenanlampir yang katanya Maluku tidak menargetkan apapun. Namun demikian, hasil yang dicapai para atlet bela diri sangat membanggakan. (S-07)