SIWALIMA.id > Berita
Lewerissa Minta Pempus Evaluasi Manajemen BGN
Online | Minggu, 14 Juni 2026 pukul 20:57 WIT

AMBON, Siwalima.id - Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Johan Lewerissa, minta pemerintah pusat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap jajaran manajemen Badan Gizi Nasional.

Hal ini disampaikan Lewerissa kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Minggu (14/6) malam mencermati sejumlah persoalan yang menimpa Badan Gizi Nasional beberapa hari terakhir.

Lewerissa menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sejak tahun 2025 lalu, merupakan bentuk perhatian negara dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menyongsong Indonesia emas 2045.

Mengingat pentingnya peran negara dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak dan ibu hamil membuat Presiden Prabowo menempatkan program MBG sebagai proyek strategis nasional sebagai tindak lanjut dari visi besar presiden.

“Program MBG yang dicanangkan bapak Presiden Prabowo Subianto itu sebenarnya sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat karena bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan ibu hamil serta menyusui, dengan memberikan makan bergizi gratis. Disamping juga program ini bertujuan menekan stunting, menciptakan generasi sehat, serta mendukung ekonomi melalui UMKM dan petani lokal,” tandas Lewerissa.

Namun di satu sisi, keberhasilan program ini akan bergantung dari kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai sebagai pelaksana program MBG sesuai Peraturan Presiden Nomor: 83 tahun 2024 Tentang Badan Gizi Nasional.

Persoalan-persoalan yang menyeret para pimpinan MBG menurut Lewerissa merupakan potret dari manajemen BGN yang bermasalah sehingga harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap para pejabat BGN.

“ProgramMBG ini sangat baik dan bermanfaat, tapi kalau manajemen BGN-nya bermasalah, tentu akan mempengaruhi citra program yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat itu,” ucap Lewerissa.

Kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto lanjut Lewerissa, ternyata tidak dilakukan dengan baik, karena kepentingan kelompok dan perorangan lebih diutamakan dari pada kepentingan masyarakat banyak, khususnya penerimaan manfaat.

Ia menegaskan, program MBG harus tetap dilanjutkan, karena telah memberikan dampak, namun harus didahului dengan evaluasi terhadap jajaran BGN sebagai pelaksana program nasional tersebut.

"Program ini saya rasa sangat berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, sehingga perlu tetap dilanjutkan dan jangan dihentikan karena berkaitan dengan kepentingan banyak orang, tapi evaluasi terhadap manajemen BGN harus segera dilakukan, agar kedepan nantinya tidak terulang lagi,” tegas Lewerissa.(S-20)

BERITA TERKAIT