AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 630 peserta mudik gratis tujuan pulau-pulau di Kabupaten MBD dengan KM Cantika Lestari 77 dilepas oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Senin (15/12) malam.
Gubernur saat melepas peserta mudik gratis ini mengatakan, pelaksanaan program mudik gratis merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan, kenyamanan dan keterjangkauan transportasi bagi warga yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga di kampung halaman.
Untuk itu, atas nama Pemprov Maluku, operator transportasi diminta agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama mudik Natal dan Tahun Baru.
Pasalnya, program ini, merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan, khususnya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan transportasi menjelang hari raya.
“Data yang dihimpun mencatat, program mudik gratis tahun ini melayani total 630 penumpang. Mereka diberangkatkan dalam suasana penuh sukacita dan menuju sejumlah rute, antara lain Ambon, Damer, Moa, Leti, kisar dan Luang di Kabupaten MBD,” ucap gubernur.
Mudik kata gubenrur, bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk mempererat tali kasih persaudaraan dan kebersamaan, sehingga pemprov berkomitmen penuh untuk memastikan, perjalanan seluruh peserta berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Karenanya, seluruh peserta mudik diminta agar senantiasa mematuhi aturan dan arahan petugas selama berada di kapal, dengan tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Saya ingatkan petugas dan operator transportasi yang memberikan pelayanan terbaik, mengedepankan aspek keselamatan, serta memastikan kelayakan sarana dan prasarana transportasi,” pinta gubernur.
Mantan anggota DPR ini menambahkan, momentum Natal dan Tahun Baru ini, diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai cinta kasih, toleransi, persaudaraan dan kedamaian guna menjadi kekuatan utama dalam membangun Maluku yang rukun, aman dan sejahtera.
ASDP Siagakan Enam Kapal
Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon memastikan 6 armada penyeberangan di lintasan Dermaga Penyeberangan Hunimua - Waipirit siap melayani arus mudik Natal dan Tahun Baru.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Samsudin Tanasi mengaku, enam armada tersebut terdiri dari empat armada milik ASDP dan dua armada milik PD Panca Karya
“Untuk Hunimua dan Waipirit, kami siagakan enam kapal. Empat milik ASDP yakni KMP Terubuk, KMP Pinalika, KMP Rokatenda, dan KMP Erana, serta dua kapal yang dikelola Panca Karya, yaitu KMP Sardinela dan KMP Badaleon,” ungkap Samsudin kepada Siwalima di Dermaga Hunimua, Selasa (16/12).
Menurutnya, mulai 19 atau 20 Desember, ASDP akan menerapkan pola operasional lima kapal. Namun jika terjadi kondisi darurat atau lonjakan penumpang, maka seluruh armada akan dioperasikan.
“Kalau lima kapal sudah lancar dan mengalir, itu yang kita jalankan. Tapi jika terjadi lonjakan atau kondisi tertentu, kami langsung operasikan enam kapal. Satu kapal disiapkan sebagai antisipasi jika ada yang off,” jelas Samsudin.
Terkait kondisi penumpang, Samsudin menyebut hingga saat ini arus penyeberangan di Pelabuhan Hunimua masih terpantau normal dan belum terjadi lonjakan signifikan.
“Kami siap berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Natal dan Tahun Baru,” tandas Samsudin. (S-20/S-26)