MASOHI, Siwalimanews – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berkomitmen, mendukung peningkatan kualitas pelayanan Posyandu sesuai enam standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan.
Komitmen ini disampaikan Sekda Maluku Tengah Rakib Sahubawa dalam sambutannya dalam kegiatan Pembinaan Tim Pembina Posyandu sesuai enam SPM yang berlangsung di Kota Masohi, Senin (13/10).
âKami sangat mengapresiasi dan menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini, karena sangat penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu agar sesuai dengan enam standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan,â tandas sekda.
Posyandu kata sekda, merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak. Karena itu, pembinaan terhadap Tim Pembina Posyandu sangat relevan untuk memperkuat kapasitas kader dan mendorong peningkatan mutu pelayanan di tingkat desa dan kelurahan.
âTransformasi Posyandu bukan sekadar mengganti nama, melainkan pergeseran paradigma. Posyandu kini harus menjadi simpul pelayanan publik lintas sektor yang komprehensif dan integratif, tidak hanya bergerak di bidang kesehatan saja, tetapi juga terhubung dengan berbagai program pembangunan lainnya,â ucap Sahubawa.
Pemkab Maluku Tengah kata sekda, berkomitmen untuk terus mendukung peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan, dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Untuk itu, sinergi lintas sektor perlu diperkuat antara pemerintah daerah, puskesmas, Tim Penggerak PKK, serta seluruh tim pembina di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang dinilai memiliki dedikasi dan pengabdian tinggi di tengah masyarakat.
âBapak dan Ibu kader Posyandu adalah pahlawan tanpa tanda jasa di bidang kesehatan. Teruslah bersemangat meningkatkan kapasitas diri dan pelayanan, demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,â pinta sekda.
Ditempat yang sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa dalam arahannya mengatakan, pembinaan Tim Pembina Posyandu di kabupaten/kota merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi enam standar pelayanan minimal di bidang kesehatan.
âSPM bukan sekadar indikator, tetapi merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan dasar kesehatan yang layak, terutama di tingkat desa melalui Posyandu,â ucap Lewerissa.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang terus menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap keberadaan Posyandu.
âKami berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten dan seluruh kader dapat terus ditingkatkan, karena kunci keberhasilan SPM kesehatan ada pada kolaborasi yang nyata dan berkesinambungan,â tandas Lewerissa.(S-17)