SIWALIMA.id > Berita
Pemkab MBD Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN
Online | Jumat, 6 Februari 2026 pukul 15:25 WIT

TIAKUR, Siwalima,id - Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, menggelar ekspose penerapan manajemen talenta ASN Aparatur Sipil Negara di Badan Kepegawaian Negara, Kamis (5/2). 

Ekspose ini, menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem merit dan meningkatkan kualitas pengelolaan ASN sebagai motor penggerak pembangunan daerah, serta menjadi yang pertama di Provinsi Maluku dan keempat di Kantor Regional IV BKN Makassar.

Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, memaparkan langsung arah kebijakan, tahapan pengembangan, serta progres implementasi manajemen talenta ASN di Lingkup Pemkab MBD.

Program tersebut, merupakan tindak lanjut komitmen bersama antara Pemkab MBD dan BKN dalam mendorong tata kelola ASN yang profesional dan berbasis kinerja.

Ekspose antara pemerintah daerah dan BKN ini, guna memastikan penerapan manajemen talenta berjalan selaras dengan kebijakan nasional, memastikan data kualitas, komitmen dan konsistensi pemerintah daerah dan mengevaluasi kesiapan penerapan manajemen talenta di daerah.

“Penerapan manajemen talenta dilakukan secara bertahap dan terukur, meliputi pemetaan kompetensi dan potensi ASN, penilaian kinerja yang objektif dan akuntabel, pembentukan talent pool, hingga pengembangan karier berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja,” tulis bupati dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Kamis (5/2) malam.

Menurut bupati, kebijakan ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kinerja perangkat daerah dan optimalisasi program prioritas.

“Penempatan ASN berbasis talenta dinilai menjadi kunci lahirnya birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas bupati.

Masih dalam rilis itu, Wakil Kepala BKN, Suharmen  menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab MBD dalam mengimplementasikan manajemen talenta ASN. 

BKN juga mendorong agar pelaksanaannya dilakukan secara konsisten, terintegrasi dengan sistem kepegawaian nasional, serta diperkuat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi manajemen ASN.

“Kami berikan apresiasi bagi Pemkab MBD karena merupakan daerah yang jauh, namun ada komitmen kepala daerah yang tinggi untuk penerapan manajemen talenta. Bahkan dapat menjadi pilot project penerapan manajemen talenta di Indonesia Timur, karena telah ditunjang dengan sarana prasarana Gedung CAT,” jelas Suharmen.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil ekpose, Pemkab MBD memenuhi seluruh persyaratan penerapan manajemen talenta, dimana seluruh proses mutasi, promosi, demosi ASN berdasarkan penilaian kinerja dan potensi ASN serta tidak ada lagi proses seleksi terbuka yang membutuhkan alokasi anggaran besar.

Melalui ekspose ini, Pemkab MBD menargetkan sinergi dengan BKN semakin erat, khususnya dalam pendampingan dan penguatan kebijakan, guna membangun birokrasi profesional dan berdaya saing.(S-28)

BERITA TERKAIT